Selasa, Juli 7, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Terungkap! Siswi di Medan Curi Motor Pacar Modus Ajak Makan

Oleh Redaksi 15
Senin, 25 November 2024
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan – Seorang pelajar perempuan inisial SA (15) mencuri sepeda motor pecarnya dengan modus mengajak makan di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Uang hasil menjual motor korban digunakan pelaku untuk membeli skincare atau produk kecantikan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Darman Lumban Raja mengatakan kejadian itu berawal saat korban dan pelaku SA berangkat dari rumah korban di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (8/11/2024) sore.

Info Medan: Terungkap! Siswi di Medan Curi Motor Pacar Modus Ajak Makan

Iklan Indako SeputarSumut

Saat itu, ada dua teman korban yang ikut dengan mereka. Lalu, keempatnya berangkat menuju Pos Bloc Medan di Jalan Balaikota.

“Korban mengendarai motor Honda CRF dan membonceng SA,” kata Darman, Minggu (24/11).

Lalu, keempatnya tiba di Pos Bloc Medan sekira pukul 19.00 WIB dan memarkirkan motornya di depan Pos Bloc dengan dalam keadaan terkunci. Selang lima menit, keempatnya memutuskan tidak jadi makan dan keluar dari dalam Pos Bloc karena sistem pembayaran di tempat tersebut harus sistem elektronik, sedangkan keempatnya hanya memiliki uang tunai.

Berita Terkait

Wali Kota Rico Waas Luncurkan Inovasi Mata Deli Pasang 200 CCTV Swadaya Pantau Kriminalitas di Medan Deli

Wali Kota Medan Rico Waas Tampung Keluhan Banjir dan Jalan Rusak di Medan Labuhan serta Siapkan Solusi Infrastruktur

“Sesampainya korban di parkiran motor, korban tidak melihat sepeda motornya. Kemudian, korban bersama temannya mencari motor korban di sekitar parkiran, dicari-cari ternyata sepeda motor korban hilang dicuri,” sebutnya.

Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Barat. Pihak kepolisian pun menyelidiki laporan itu.

Lalu, pada Jumat (15/11), petugas mencurigai SA yang merupakan pacar korban. Saat diinterogasi, SA mengakui bahwa dirinya terlibat dalam pencurian sepeda motor korban.

Berdasarkan pengakuan SA, pencurian itu dilakukannya bersama dengan pacarnya yang lain inisial FK (19) dan temannya AM (19).

“SA mengakui bahwasanya dia terlibat dalam pencurian tersebut dan pelaku lainnya adalah FK pacar SA dan AM teman FK. Tim melakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua pelaku lainnya (FK dan AM),” jelas Darman.

Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka baru pertama kali melakukan aksi pencurian itu. Pelaku FK berperan untuk merencanakan pencurian dan mengajak pelaku AM. Lalu, pelaku AM bertugas untuk mencuri sepeda motor korban menggunakan kunci T, sedangkan SA berperan mengajak korban jalan-jalan ke Pos Bloc.

“Bahwa pelaku AM yang memberikan saran kepada pelaku FK untuk menggunakan kunci T dan meminjam kunci T kepada pelaku R yang saat ini dalam pencarian,” sebutnya.

Darman mengatakan bahwa motor korban tersebut dijual para pelaku kepada seseorang yang tidak mereka kenal melalui marketplace Facebook seharga Rp 10,3 juta. Pelaku FK, AM dan SA masing-masing mendapat bagian sebesar Rp 3 juta, pelaku R Rp 500 ribu dan Rp 800 ribu digunakan para pelaku untuk sedekah.

“Hasil penjualan dipergunakan pelaku untuk membeli skincare dan nongkrong. Rp 800 ribu untuk sedekah nasi kepada tukang becak di jalan,” pungkasnya. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Klinik Mediska KAI Sumut Layani 8.715 Pasien Sepanjang Semester I 2026, Fasilitas Kesehatan Makin Dipercaya Publik
  • OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah Generasi Muda Melalui SEPMT 2026 di Jawa Timur
  • Presiden Prabowo Subianto Menyambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, 26 MoU Siap Ditandatangani
  • Harga Cabai Rawit di Sumut Melonjak Akibat Pasokan Minim, Daging Ayam Justru Lesu
  • Truk Tangki CPO Rem Blong Tabrak Beruntun Sigra dan Truk Pertamina di Pematangsiantar
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com