Deli Serdang, SeputarSumut — Proses pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga tenggelam di aliran Sungai Belumai, tepatnya di kawasan Sungai Tapak Gajah, Desa Tandukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, masih terus diupayakan oleh tim SAR gabungan, BPBD, serta masyarakat setempat pada Senin (8/6/2026). Hingga saat ini, keberadaan korban masih belum berhasil ditemukan oleh tim di lapangan.
Identitas pemuda yang dilaporkan hilang tersebut diketahui bernama Nurhadi Sarullah, seorang warga yang berusia 20 tahun dan berdomisili di Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Kabar Daerah: Tim SAR dan BPBD Deli Serdang Cari Pemuda yang Tenggelam di Sungai Tapak Gajah
Berdasarkan kumpulan data informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian, insiden naas tersebut berawal ketika korban sedang mandi-mandi di area Sungai Tapak Gajah bersama dengan tiga orang temannya pada Minggu (7/6/2026) sore. Saat tengah berenang di dalam air, korban diduga terperosok dan tenggelam pada bagian palung sungai yang mempunyai tingkat kedalaman cukup tinggi.
Kepala Dusun I Desa Tandukan Raga, Hasbullah Hadi, memberikan konfirmasi bahwa agenda penyisiran lokasi sudah dilangsungkan semenjak Minggu sore kemarin, namun hingga memasuki Senin pagi hari ini, tanda-tanda keberadaan korban masih nihil.
“Proses pencarian sudah dilakukan sejak Minggu sore, tetapi korban belum ditemukan. Hingga pagi ini tim SAR dan BPBD masih melakukan pencarian,” ujar Hasbullah di lokasi kejadian.
Hasbullah menguraikan lebih lanjut bahwa personel gabungan masih terus dikerahkan untuk melakukan penelusuran di sepanjang area aliran sungai serta fokus pada titik-titik krusial yang dicurigai sebagai lokasi tenggelamnya korban. Dalam jalannya operasi ini, kelompok warga di sekitar bantaran sungai juga ikut terjun membantu petugas.
Menurut pemantauan langsung di tempat kejadian perkara, kerumunan masyarakat berangsur-angsur masih terus berdatangan ke area tersebut guna melihat dari dekat jalannya proses evakuasi yang sedang diupayakan di destinasi wisata alam itu.
Kawasan Sungai Tapak Gajah selama ini tersohor sebagai salah satu objek wisata alam favorit yang kerap didatangi oleh pelancong karena menyajikan pemandangan sungai berbatu serta keindahan air terjun. Meski demikian, beberapa penduduk lokal memaparkan bahwa terdapat sejumlah titik di sungai tersebut yang memiliki karakter lubuk dalam dengan pusaran arus yang tergolong berbahaya untuk keselamatan pengunjung jika kurang waspada.
Sampai dengan laporan ini diterbitkan, upaya pelacakan posisi korban masih terus digenjot oleh pihak BPBD, tim SAR, beserta warga sekitar. Jajaran pihak berwenang pun mengeluarkan imbauan resmi kepada warga di sekitar area agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya pencarian, sekaligus meminta publik untuk meningkatkan kehati-hatian ketika beraktivitas di dekat perairan sungai.(*/mst)

