Banda Aceh, SeputarSumut – Perkembangan terkini mengenai jumlah korban jiwa dalam bencana besar di Aceh dilaporkan oleh Murthalamuddin selaku Juru Bicara Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Aceh. Berdasarkan data hingga Kamis, 18 Desember 2025 pukul 21.00 WIB, tercatat sebanyak 458 warga meninggal dunia dan 30 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
”Secara keseluruhan, terdapat 525.139 kepala keluarga atau setara 1.999.948 jiwa yang terdampak musibah ini. Dari total tersebut, tim medis mencatat 4.939 orang luka ringan dan 474 orang menderita luka berat,” jelas Murthalamuddin saat memberikan keterangan di Banda Aceh, Jumat, 19 Desember 2025.
Kabar Daerah: Update Korban Bencana Aceh: 458 Orang Meninggal
Konsentrasi massa di lokasi darurat juga sangat besar, di mana jumlah pengungsi kini telah mencapai 406.360 jiwa atau 107.014 kepala keluarga. Para penyintas tersebut saat ini menempati 2.174 titik pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah terdampak bencana.
Masifnya tingkat kerusakan pada fasilitas umum dan infrastruktur juga menjadi sorotan utama Murthala. Data mencatat kerusakan melanda 260 unit gedung perkantoran, 287 tempat ibadah, 305 bangunan sekolah, 431 pondok pesantren, serta 222 unit fasilitas kesehatan yang terdiri dari rumah sakit dan puskesmas.
Aksesibilitas wilayah pun terganggu akibat dampak serius pada sektor transportasi, dengan kerusakan yang terjadi di 521 titik jalan dan 425 titik jembatan. Kondisi infrastruktur yang rusak ini mengakibatkan terhambatnya pergerakan warga serta mempersulit proses distribusi bantuan logistik ke daerah-daerah terisolasi.
Kerugian besar juga melumpuhkan sektor ekonomi serta harta benda masyarakat, termasuk hancurnya 174.220 unit rumah tinggal. Selain itu, tercatat 253.280 ekor ternak hilang atau mati, serta kerusakan lahan produktif yang mencakup 89.337 hektare sawah, 23.721 hektare perkebunan, dan 39.426 hektare tambak milik warga.(*/ajnn)


