Medan, SeputarSumut — Penyaluran program Bantuan Pangan berupa komoditas beras dan minyak goreng bagi masyarakat penerima manfaat di Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, dipantau langsung oleh Wakil Direktur Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq. Kunjungan lapangan ini dilaksanakan Sabtu 25 April 2026, untuk menjamin distribusi bantuan pangan berjalan tanpa hambatan, terutama pada periode alokasi Februari hingga Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Marga Taufiq menjelaskan bahwa agenda pengecekan ini difokuskan pada pemantauan teknis pemberian bantuan pangan kepada penduduk di wilayah Medan. Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, pihak Bulog mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan pelaksanaan di lapangan sudah berlangsung secara optimal dan tidak ditemukan kendala yang berarti.
Berita Ekonomi: Wakil Direktur Bulog Marga Taufiq Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan dan Stok Beras di Medan
Menurut keterangan Marga Taufiq, pengawasan secara langsung ke wilayah-wilayah di luar tingkat pusat sangat krusial dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk memotret kondisi distribusi yang sebenarnya sekaligus mengidentifikasi potensi hambatan yang mungkin dirasakan oleh para petugas di lapangan maupun oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.
Data dan temuan dari peninjauan langsung ini nantinya akan dipergunakan oleh Perum Bulog sebagai referensi evaluasi. Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk penyederhanaan prosedur administrasi yang diperlukan dalam proses pertanggungjawaban pelaksanaan program Bantuan Pangan, sehingga penyaluran ke depannya bisa menjadi lebih mudah bagi masyarakat.
Berdasarkan data resmi dari Bulog, total distribusi untuk periode Februari-Maret 2026 di Kelurahan Pekan Labuhan menyasar 3.138 penerima manfaat. Adapun volume komoditas yang digelontorkan di lokasi tersebut mencapai 62.760 kilogram beras serta 12.552 liter minyak goreng.
Komitmen Bulog untuk menjaga kelancaran program ini ditegaskan kembali oleh Marga Taufiq. Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawalan agar hak-hak masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat dapat terpenuhi secara tepat waktu dan tepat sasaran tanpa adanya gangguan teknis.
Jika melihat cakupan yang lebih luas, pemerintah menetapkan target sasaran bantuan pangan secara nasional mencapai kurang lebih 33 juta penerima manfaat. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah menyentuh angka 7,5 juta penerima secara nasional, sementara untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara sendiri, bantuan telah tersalurkan kepada 380.240 penerima manfaat.
Marga Taufiq menambahkan bahwa target penyaluran secara menyeluruh diproyeksikan dapat tuntas pada akhir Mei 2026. Upaya peningkatan layanan terus dilakukan oleh Bulog guna mendukung program pemerintah dalam menyediakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar lapisan masyarakat di tanah air.
Selain mengunjungi titik penyaluran bantuan, Wakil Direktur Perum Bulog tersebut juga menyempatkan diri untuk memantau ketersediaan pangan di pasar tradisional. Salah satu lokasi yang didatangi adalah Pasar Sei Sikambing di Kota Medan guna memastikan stok barang tetap aman di tingkat pedagang.
Hasil pemantauan di Pasar Sei Sikambing menunjukkan bahwa pasokan Beras SPHP dan produk Minyakita tersedia dalam jumlah yang mencukupi bagi konsumen. Sebagaimana diketahui, Perum Bulog merupakan instansi yang ditugaskan resmi oleh pemerintah untuk menjadi pelaksana dalam proses pendistribusian Minyakita ke pasar-pasar.
Marga Taufiq juga memastikan bahwa Minyakita telah tersedia di lapak pengecer yang menjadi mitra binaan Bulog. Ia menegaskan bahwa harga jual produk tersebut di pasaran masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp15.700 per kilogram.(Siong)


