Banda Aceh, SeputarSumut – Masyarakat diimbau oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk tetap siaga terhadap ancaman banjir susulan di berbagai daerah Aceh, mengingat potensi hujan ringan hingga sedang diprediksi masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Terdapat beberapa titik yang masuk dalam zona rawan banjir susulan, di antaranya Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireuen, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, serta wilayah Kota Langsa dan Aceh Timur, menurut keterangan dari Nasyithah Az-Zahra Lubis selaku Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
Kabar Daerah: Waspada Banjir Susulan di Sejumlah Wilayah Aceh
Nasyithah menjelaskan pada Jumat, 9 Januari 2026, bahwa proses pembentukan awan hujan di Aceh dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di Perairan Barat Aceh yang menyebabkan konvergensi serta belokan angin. Faktor lainnya adalah suhu muka laut yang hangat di Pesisir Barat Aceh, yang turut memicu penambahan massa uap air secara signifikan di wilayah tersebut.
Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor meningkat pada 9 Januari 2026, karena hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang berpotensi mengguyur Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Subulussalam, Sabang, hingga Nagan Raya.
Peningkatan debit sungai dan munculnya genangan di dataran rendah patut diwaspadai pada 10 Januari 2026, terutama bagi warga di Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Pidie, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya yang diprediksi masih akan mengalami hujan dengan durasi yang cukup lama.
Adapun pada 11 Januari 2026, wilayah yang diperkirakan masih akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terkonsentrasi di daerah Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Subulussalam.
Terkait kondisi perairan, Nasyithah menambahkan bahwa arah angin secara umum bergerak dari barat menuju timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 20 knot, sementara ketinggian gelombang laut berada pada kategori tenang hingga sedang.(*/ajnn)


