Selasa, Juli 7, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Wow! Tiongkok Negara Pertama Jual 1 Juta Kendaraan Listrik per Bulan

Oleh Redaksi 15
Jumat, 13 September 2024
Foto: Deretan mobil listrik AION Y Plus yang akan diekspor dari Tiongkok.

Deretan mobil listrik AION Y Plus yang akan diekspor dari Tiongkok.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Meskipun perlambatan pertumbuhan penjualan kendaraan listrik telah menimbulkan kekhawatiran di Barat, Tiongkok terus membukukan hasil positif.

Dilaporkan Carscoops pada Kamis (12/9) waktu setempat, Tiongkok telah menjadi negara pertama di dunia yang mencatat penjualan lebih dari satu juta kendaraan listrik dalam sebulan yang tercatat pada bulan Agustus.

Berita Ekonomi: Wow! Tiongkok Negara Pertama Jual 1 Juta Kendaraan Listrik per Bulan

Iklan Indako SeputarSumut

Pertumbuhan kendaraan listrik Tiongkok sejauh ini naik 33 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu di Eropa, pertumbuhan berubah negatif untuk pertama kalinya dengan lanskap kendaraan listrik Uni Eropa dan Inggris mencatat minus 4 persen.

Kontraksi pertumbuhan disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk negara-negara seperti Jerman yang mengakhiri subsidi mereka, sementara pembatasan perdagangan Uni Eropa yang diberlakukan pada kendaraan listrik Tiongkok kemungkinan juga akan berdampak.

Berita Terkait

Klinik Mediska KAI Sumut Layani 8.715 Pasien Sepanjang Semester I 2026, Fasilitas Kesehatan Makin Dipercaya Publik

OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah Generasi Muda Melalui SEPMT 2026 di Jawa Timur

Angka yang dilaporkan oleh lembaga riset Rho Motion menunjukkan bahwa permintaan global untuk kendaraan listrik terus tumbuh, dengan 9,8 juta mobil bertenaga baterai telah terjual sejauh ini pada tahun 2024 dan pertumbuhan naik 20 persen Year To Date (YTD) hingga Agustus.

Menurut laporan tersebut, pertumbuhan sembilan persen dalam penjualan kendaraan listrik di AS dan Kanada dianggap stabil, tetapi lintasan masa depannya mungkin bergantung pada hasil pemilihan presiden bulan November.

Meskipun permintaan kendaraan listrik di Tiongkok terus meningkat, hal itu tidak menggambarkan gambaran lengkap pasar kendaraan penumpang di Tiongkok.

Pada bulan Agustus, data dari Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (CPCA) menunjukkan bahwa penjualan keseluruhan semua jenis mesin telah turun sebesar 1,1 persen, menjadi 1,92 juta unit.

Menurut laporan dari Reuters, penjualan Kendaraan Energi Baru (NEVS), yang mencakup model bertenaga listrik dan hibrida plug-in, dibantu oleh subsidi bagi pengemudi yang menukar kendaraan yang lebih berpolusi.

Mereka yang memilih untuk menukar kendaraan ICE mereka dengan NEV berhak mendapatkan subsidi hingga 20.000 yuan (2.800 dolar AS) atau sekitar Rp43 juta.

Bagi mereka yang belum siap beralih ke tenaga EV atau Plug-In Hybrid, subsidi terpisah sebesar 15.000 yuan (2.100 dolar AS) atau sekitar Rp32 juta ditawarkan untuk menukar kendaraan bertenaga bahan bakar fosil dengan kapasitas mesin yang lebih kecil.

Penjualan NEVS meningkat sebesar 43,2 persen hingga mencapai rekor 53,5 persen dari total volume mobil penumpang.

Akan tetapi, karena banyak di antaranya merupakan hasil tukar tambah, angka-angka tersebut mencerminkan menurunnya kepercayaan konsumen, dengan lebih sedikit pembeli mobil pertama yang dilaporkan.

Namun, Manajer Rho Motion Data Charles Lester memperkirakan permintaan China terhadap EV akan terus meningkat.

“Penjualan EV Tiongkok yang melampaui satu juta dalam sebulan hanyalah permulaan. Kami mengantisipasi tonggak sejarah ini akan tercapai beberapa kali sebelum akhir tahun karena penjualan biasanya melonjak pada paruh kedua tahun ini,” kata Lester. (antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Klinik Mediska KAI Sumut Layani 8.715 Pasien Sepanjang Semester I 2026, Fasilitas Kesehatan Makin Dipercaya Publik
  • OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah Generasi Muda Melalui SEPMT 2026 di Jawa Timur
  • Presiden Prabowo Subianto Menyambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, 26 MoU Siap Ditandatangani
  • Harga Cabai Rawit di Sumut Melonjak Akibat Pasokan Minim, Daging Ayam Justru Lesu
  • Truk Tangki CPO Rem Blong Tabrak Beruntun Sigra dan Truk Pertamina di Pematangsiantar
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com