Senin, Juli 6, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

YLKI: Jangan Beli Produk Pangan Ilegal Asal Tiongkok

Oleh Redaksi 15
Jumat, 9 Agustus 2024
Foto: Waspada makanan dan minuman ilegal dari Tiongkok. (Ilustrasi: Freepik.com)

Waspada makanan dan minuman ilegal dari Tiongkok. (Ilustrasi: Freepik.com)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau agar masyarakat waspada terhadap produk makanan dan minuman ilegal yang berasa dari Tiongkok. Dikatakan, peredaran produk tersebut dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Peneliti YLKI, Niti Emiliana mengimbau agar masyarakat lebih teliti dalam membeli produk pangan. Salah satunya adalah dengan mengecek izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar terhindar dari petaka akibat produk pangan ilegal.

Berita Ekonomi: YLKI: Jangan Beli Produk Pangan Ilegal Asal Tiongkok

Iklan Indako SeputarSumut

“Konsumen tidak perlu membeli makanan atau minuman yang tidak ada izin edar BPOM,” kata Niti dalam keterangan resminya pada Jumat (9/8/2024).

Dia menyoroti banyaknya temuan sejumlah kasus masalah kesehatan yang diakibatkan oleh produk pangan ilegal Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir. Di mana kualitas dan keamanan produk pangan ilegal China kerap menimbulkan masalah.

Snack dan minuman

Berita Terkait

Klinik Mediska KAI Sumut Layani 8.715 Pasien Sepanjang Semester I 2026, Fasilitas Kesehatan Makin Dipercaya Publik

OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah Generasi Muda Melalui SEPMT 2026 di Jawa Timur

Disebutkan, contoh kasusnya terjadi di Sukabumi, Jawa Barat pada bulan mei lalu di mana 6 siswa SDN Cidadap I, Kecamatan Sukaraja mengalami pusing, mual dan muntah usai membeli snack asal Tiongkok bermerek ‘Hot Spicy Latiru dan Latiao Strips’.

Kasus serupa juga pernah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, Sumatera Selatan di mana 18 murid mengalami sakit kepala hingga kembung setelah menyantap jajanan berbentuk permen lunak asal Tiongkok.

Dan kasus yang terbaru ditemukan minyak goreng asal Tiongkok yang bercampur dengan BBM. Hal itu terjadi lantaran kapal tanker tidak dibersihkan dari BBM saat mengangkut minyak goreng demi menekan biaya.

Niti menyarankan masyarakat lebih mengonsumsi produk-produk lokal. Menurutnya, kualitas mamin lokal banyak yang lebih baik dibandingkan produk luar negeri seperti Tiongkok. Bahkan, dalam banyak keamanan produk mamin lokal lebih terjamin.

“Produk lokal pun sebenarnya juga banyak yang kualitasnya juga bagus,” tuturnya.

Untuk diketahui, pada Mei 2024, Badan Pangan Singapura (SFA) menarik peredaran produk kacang impor buatan Tiongkok bermerek Xiyuguoyuan Xinjiang Paper Roasted Walnut ukuran kemasan 500 gram dan satu kilogram. Produk yang ditarik mengandung bahan pemanis buatan siklamat dan asesulfam-K dalam kadar tinggi di luar batas aman.

Skandal terbesar pangan Tiongkok yang paling membuat gempar adalah skandal susu pada 2008. Saat itu, zat kimia melamin banyak ditemukan terkandung pada berbagai produsen susu Tiongkok.

Kasus itu pun menelan 300.000 korban, di mana 54.000 korban dilarikan ke rumah sakit dan enam bayi tewas akibat gagal ginjal. Hal itu pun mengakibatkan kepercayaan masyarakat Tiongkok terhadap produk susu mereka menjadi rendah. (okezone/ss)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Klinik Mediska KAI Sumut Layani 8.715 Pasien Sepanjang Semester I 2026, Fasilitas Kesehatan Makin Dipercaya Publik
  • OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah Generasi Muda Melalui SEPMT 2026 di Jawa Timur
  • Presiden Prabowo Subianto Menyambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, 26 MoU Siap Ditandatangani
  • Harga Cabai Rawit di Sumut Melonjak Akibat Pasokan Minim, Daging Ayam Justru Lesu
  • Truk Tangki CPO Rem Blong Tabrak Beruntun Sigra dan Truk Pertamina di Pematangsiantar
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com