Jakarta, SeputarSumut — Insiden penembakan massal yang mengerikan terjadi di kota Tumbler Ridge, wilayah timur laut Kanada, pada Selasa (10/2) waktu setempat dan merenggut nyawa sebanyak 10 orang.
Lokasi kejadian saat ini telah diamankan oleh pihak berwenang guna penyelidikan lebih lanjut. Inspektur Polisi Ken Floyd menyatakan bahwa pihaknya tengah mengerahkan tim penyelidik untuk memastikan jenis senjata api yang digunakan serta mengidentifikasi tingkat keparahan luka para korban.
Dunia Internasional: 10 Tewas dalam Penembakan Massal di Kanada
Berdasarkan keterangan Kepolisian Kerajaan Kanada, enam korban jiwa ditemukan di area sekolah menengah Tumbler Ridge, sementara dua orang lainnya ditemukan tewas di sebuah rumah yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini, dan satu korban tambahan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa seorang tersangka yang diduga sebagai pelaku penembakan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Luka pada tubuh tersangka tersebut tampak seperti luka yang disebabkan oleh dirinya sendiri.
Menurut laporan dari Reuters, identitas pelaku penembakan diduga kuat adalah seorang perempuan. Hal ini merujuk pada peringatan darurat yang sempat dikeluarkan di British Columbia yang mendeskripsikan tersangka sebagai wanita berambut cokelat dan mengenakan gaun.
Kondisi di dalam sekolah sangat mencekam ketika aparat pertama kali tiba di lokasi kejadian. Inspektur Ken Floyd mengungkapkan bahwa petugas menemukan banyak korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang sudah meninggal dunia tersebar di area sekolah.
Dampak dari tragedi ini tidak hanya menyasar korban jiwa, karena terdapat 25 orang lainnya yang menderita luka-luka. Seluruh korban luka tersebut saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Peristiwa berdarah ini mengguncang Tumbler Ridge, sebuah kota terpencil berpenduduk sekitar 2.400 jiwa yang berada di kaki Pegunungan Rocky, British Columbia utara, atau berjarak sekitar 1.155 km dari kota Vancouver.(*/cnni)


