Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

200 Orang Tewas dalam Serangan Balochistan

Oleh Redaksi 15
Senin, 2 Februari 2026
Foto: Rangkaian serangan terkoordinasi yang dilakukan kelompok pemberontak di Provinsi Balochistan, Pakistan.(Foto/X/@Sofia_0071/SindoNews)

Rangkaian serangan terkoordinasi yang dilakukan kelompok pemberontak di Provinsi Balochistan, Pakistan.(Foto/X/@Sofia_0071/SindoNews)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Setidaknya 200 orang dilaporkan tewas sepanjang akhir pekan ini akibat rangkaian serangan terkoordinasi yang dilakukan kelompok pemberontak di Provinsi Balochistan, Pakistan.

Kekerasan berdarah ini tercatat sebagai salah satu insiden terburuk yang pernah menghantam wilayah tersebut dalam kurun waktu beberapa dekade terakhir.

Dunia Internasional: 200 Orang Tewas dalam Serangan Balochistan

Iklan Indako SeputarSumut

Sarfaraz Bugti selaku Ketua Menteri Balochistan memberikan konfirmasi pada Minggu (1/2) bahwa total korban jiwa meliputi 17 personel keamanan, 31 warga sipil, serta 145 anggota milisi yang dilumpuhkan dalam operasi balasan sepanjang Jumat dan Sabtu.

Berbagai titik strategis menjadi sasaran utama dalam rangkaian serangan yang terencana matang ini, mencakup instalasi paramiliter, bank, penjara, hingga kantor polisi. Pihak militer Pakistan mengklaim telah menewaskan hampir 100 militan hanya dalam kurun waktu satu hari pada Sabtu kemarin.

“Otoritas saat ini telah mengamankan jenazah 145 teroris yang tewas,” ungkap Bugti sebagaimana dikutip dari Independent. Ia menekankan bahwa demi mencegah jatuhnya korban dari kalangan warga yang tidak bersalah, operasi militer dijalankan secara terbatas berdasarkan data intelijen.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Tanggung jawab atas serangan yang dinamai “Operasi Badai Hitam” tersebut diklaim oleh kelompok Tentara Pembebasan Baloch (BLA). Aksi kekerasan ini pecah secara serentak di 12 titik berbeda, termasuk di wilayah Noshki, Mastung, Gwadar, dan Quetta.

Provinsi Balochistan sendiri merupakan wilayah termiskin di Pakistan meski memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, sehingga sejak lama terjebak dalam pemberontakan separatis demi menuntut otonomi yang lebih besar.

Pemicu utama konflik yang telah berlarut-larut selama puluhan tahun di sana adalah kuatnya sentimen nasionalis etnis Baloch serta tuduhan adanya korupsi akut di tubuh pemerintahan daerah.

Tuduhan rutin dalam narasi keamanan Islamabad kembali muncul saat militer Pakistan menuding bahwa aksi BLA tersebut mendapat “sponsor dari India”. Namun, pihak New Delhi bereaksi cepat dengan memberikan bantahan keras atas tuduhan itu.

“Tuduhan tak berdasar dari Pakistan kami tolak mentah-mentah,” tegas Randhir Jaiswal, juru bicara Kementerian Luar Negeri India.

Pihak India balik menuduh bahwa Islamabad sengaja mencoba mengalihkan perhatian publik dari tuntutan rakyat di wilayah tersebut serta berbagai permasalahan internal mereka sendiri.

Sementara itu, dukungan internasional datang dari Amerika Serikat melalui Natalie Baker selaku Kuasa Usaha (Charge d’Affaires), yang menyatakan solidaritasnya serta menegaskan komitmen Washington untuk tetap menjadi mitra setia Pakistan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com