Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

685 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh Hari Ini

Oleh Redaksi 15
Kamis, 15 Januari 2026
Foto: 685 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh Hari Ini

ilustrasi aksi demo.(istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Guna mengawal jalannya unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR hari ini, sebanyak 685 personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi. Langkah pengamanan ini diambil untuk mengantisipasi eskalasi massa yang berkumpul di pusat pemerintahan tersebut.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menjadi motor penggerak aksi massa yang memadati kawasan parlemen. Mereka hadir dalam satu barisan untuk menyuarakan berbagai tuntutan krusial.

Lintas Nasional: 685 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh Hari Ini

Iklan Indako SeputarSumut

“Personel pelayanan aksi unjuk rasa sebanyak 685 personel,” ungkap Kombes Reynold E P Hutagalung saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan, Kamis (15/1).

Setiap petugas yang diterjunkan mengemban misi untuk memberikan pelayanan maksimal serta menghormati hak konstitusional warga. Reynold menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum adalah hak yang harus dijaga dengan pendekatan yang tepat.

“Dalam menjalankan tugas, seluruh personel dilarang membawa senjata api. Kami hadir secara profesional dan humanis untuk memastikan saudara-saudara kita dapat menyampaikan aspirasi sesuai aturan,” jelasnya.

Berita Terkait

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Kemenko PMK dan BMKG Minta Pemerintah Daerah Perkuat Antisipasi Dampak El Nino Kuat 2026

Imbauan juga diberikan kepada para orator agar tetap mengedepankan ketertiban selama memimpin massa. Peserta aksi diharapkan tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat merusak suasana kondusif atau memicu gangguan keamanan.

“Aspirasi harus disampaikan dengan cara yang santun dan bermartabat. Kami meminta massa menjauhi provokasi, tidak merusak fasilitas umum, tidak melawan petugas, serta menghindari aksi pembakaran ban,” imbau Reynold.

Terkait mobilitas di sekitar kawasan Senayan, Reynold mengingatkan agar massa tetap menghargai pengguna jalan lainnya. Ia menekankan pentingnya menjaga akses vital seperti jalur tol agar tidak terhambat oleh aktivitas demonstrasi.

Masyarakat umum disarankan untuk mencari rute alternatif guna menghindari titik kemacetan karena rekayasa lalu lintas di sekitar DPR/MPR bersifat situasional. Pengaturan jalan akan sangat bergantung pada volume massa yang hadir di lokasi.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Polri berusaha menyeimbangkan kepentingan publik luas dengan kebebasan berpendapat,” tambahnya.

Beberapa poin utama yang menjadi tuntutan dalam demo kali ini adalah revisi UMP DKI Jakarta 2026 agar naik menjadi Rp5,89 juta per bulan atau sesuai 100 persen KHL.

Massa juga menuntut revisi SK Gubernur Jawa Barat terkait UMSK di 19 daerah, sekaligus mendesak agar DPR RI segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru untuk perlindungan pekerja.

Penolakan terhadap wacana Pilkada melalui DPRD juga menjadi isu hangat yang dibawa demonstran. Menurut mereka, sistem tersebut bertentangan dengan demokrasi dan merugikan hak-hak rakyat serta kaum buruh secara langsung.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com