Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Agustus 2024, Kinerja APBN Sumut Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Oleh Redaksi 15
Rabu, 25 September 2024
Foto Ilustrasi (Istimewa)

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mengumumkan kinerja positif Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Agustus 2024.

Meskipun menghadapi tantangan ekonomi global dan regional, APBN Sumatera Utara berhasil menjaga kinerjanya secara optimal, menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini.

Berita Ekonomi: Agustus 2024, Kinerja APBN Sumut Menunjukkan Pertumbuhan Positif

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Arridel Mindra, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara I sekaligus Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, mengatakan bahwa APBN terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

“Meski ekonomi global menghadapi ketidakpastian, kinerja APBN di Sumatera Utara tetap menunjukkan tren positif. Ini berkat sinergi kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” ujar Arridel Mindra.

Turut serta dalam menyampaikan keterangan pers tersebut, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Utara, Indra Soeparjanto, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara, Sugeng Apriyanto, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara, Dodok Dwi Handoko, dan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II, Anton Budhi Setiawan.

Berita Terkait

Jumlah Penumpang KAI Divre I Sumatera Utara Mei 2026 Naik 5 Persen Menjadi 235 Ribu Orang

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Dijelaskan dalam keterangan pers bahwa hingga akhir Agustus 2024, total pendapatan negara yang berhasil dicapai Provinsi Sumatera Utara mencapai Rp24,64 triliun atau 54,79% dari target yang telah ditetapkan.

Meski angka ini mengalami penurunan sebesar 9,09% dibandingkan tahun sebelumnya (yoy), pemerintah terus berupaya menjaga kualitas pendapatan dengan fokus pada optimalisasi sektor-sektor strategis.

Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh perlambatan penerimaan pajak dan kepabeanan & cukai. Defisit APBN tercatat sebesar Rp19,52 triliun. Namun, kondisi ini tetap dapat dikendalikan dengan pendekatan pengelolaan fiskal yang berfokus pada belanja yang produktif dan efisien, sehingga peran APBN sebagai instrumen stabilisasi ekonomi dapat dijalankan dengan baik.

Selanjutnya belanja negara di Sumatera Utara mencapai Rp44,16 triliun atau 62,20% dari pagu anggaran, dengan pertumbuhan sebesar 11,44% (yoy). Belanja ini terbagi menjadi belanja pemerintah pusat sebesar Rp14,81 triliun (55,58% dari pagu) dan transfer ke daerah sebesar Rp29,35 triliun (66,17% dari pagu).

Kenaikan ini menandakan distribusi belanja negara yang tepat sasaran, serta sinergi keuangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Belanja pemerintah pusat difokuskan pada berbagai sektor strategis seperti pembangunan infrastruktur, dukungan pelaksanaan Pemilu, penyaluran berbagai program bantuan sosial, serta sarana dan prasarana pertahanan dan keamanan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi salah satu penerima belanja terbesar dengan alokasi Rp1,34 triliun, yang digunakan untuk belanja penambahan nilai jalan dan jembatan sebesar Rp581,66 miliar.

Selain itu, terdapat pula alokasi belanja untuk kesehatan sebesar Rp697,44 miliar, meliputi Program Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta program pengawasan obat dan makanan.

Program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai telah menyentuh lebih dari 3,26 juta keluarga penerima manfaat di Sumatera Utara.

Pertumbuhan Ekonomi Stabil

Ekonomi Sumatera Utara menunjukkan pertumbuhan positif pada Triwulan II tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 4,95% (yoy), lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat dan investasi, terutama di sektor pertanian, perikanan, perdagangan besar, dan eceran. Inflasi di Sumatera Utara juga berhasil dikendalikan pada tingkat yang relatif rendah.

Inflasi pada Agustus 2024 tercatat sebesar 1,86% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,12% (yoy). Secara bulanan, Sumatera Utara bahkan mengalami deflasi sebesar 0,14% (month-to-month), lebih tinggi dibandingkan deflasi nasional yang sebesar -0,03%. Komoditas utama penyumbang inflasi antara lain beras, emas perhiasan, sigaret kretek mesin, gula pasir, dan minyak goreng.

Realisasi Dana Transfer

Realisasi Dana Transfer Ke Daerah (TKD) mencapai Rp29,35 triliun, atau 66,17% dari pagu, menunjukkan peningkatan 8,61% dibandingkan tahun sebelumnya. Dana Alokasi Umum (DAU) memberikan kontribusi terbesar dalam penyaluran TKD, dengan total mencapai 62,61%. Realisasi penyaluran Dana Desa sebesar Rp3,4 triliun atau 74,29% dari pagu, angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga menunjukkan tren yang positif, dengan total penyaluran mencapai 75,37% dari plafon penyaluran dan peningkatan jumlah debitur baru sebesar 246,68%. Sektor perdagangan besar dan eceran menjadi sektor dominan dalam penyaluran KUR, yang mencakup 43,63% dari total penyaluran di Sumatera Utara. Penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) juga tumbuh sebesar 88,04%, mendukung peningkatan jumlah debitur yang cukup signifikan.(Siong)

Tags: DJP Sumut I
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Jumlah Penumpang KAI Divre I Sumatera Utara Mei 2026 Naik 5 Persen Menjadi 235 Ribu Orang
  • Kebakaran Hanguskan Rumah Kosong di Silih Nara Aceh Tengah, Satu Unit Sepeda Motor Ikut Ludes
  • Hasil Uji Coba Piala Dunia 2026: Spanyol Ditahan Imbang Irak 1-1 di Stadion Riazor
  • Sebanyak 1.092 Peserta Siap Ikuti MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.