Tapteng, SeputarSumut – Kebutuhan dasar warga masih sulit terpenuhi di Lingkungan VI Gunung Payung (GP) dan Lingkungan V Simarlelan, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Sejak curah hujan deras dan angin kencang melanda pada Selasa (25/11/2025), beberapa titik ruas jalan utama di wilayah ini putus, memperburuk kondisi darurat.
A. Iman Halawa, seorang warga setempat, menyampaikan pada Minggu (30/11/2025) pagi bahwa bencana telah menyebabkan beberapa titik ruas jalan ambruk dan longsor. Akibatnya, akses jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan parah dan kini tidak layak untuk dihuni.
Kabar Daerah: Akses Putus: Warga Lumut Tapteng Mengungsi
Dampak kerusakan ini memaksa sebagian warga untuk mengungsi. “Mirisnya, beberapa titik ruas jalan dan rumah warga ambruk dan tertimpa longsor, sehingga warga harus mengungsi ke rumah ibadah Gereja BNKP Emanuel Resort 48 yang diduga lebih aman,” ungkap A. Iman.
Selain putusnya akses jalan, pasokan listrik juga masih terputus. Kondisi ini disebabkan oleh pohon tumbang yang mengenai dan merusak kabel-kabel listrik. Hingga saat ini, belum ada penanganan dari pihak terkait untuk memulihkan aliran listrik.
Saat ini, warga di Lingkungan VI Gunung Payung menghadapi kesulitan parah dalam memenuhi kebutuhan pokok, seperti minyak makan, telur, dan beras, yang disebabkan oleh terputusnya akses jalan. A. Iman berharap pihak terkait dapat segera turun tangan, “Kami berharap pihak terkait dapat segera menangani kerusakan jalan dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” tambahnya.
Warga Lingkungan VI Gunung Payung dan Lingkungan V Simarlelan sangat mengharapkan perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Mereka mendesak agar Pemkab atau tim khusus darurat dapat bertindak cepat untuk memberikan dukungan di tengah kesulitan ketahanan pangan yang dialami warga terdampak. “Semoga dengan berita ini, Pemkab atau tim khusus darurat dapat sigap untuk memberikan bantuan… yang sampai sekarang pihak terkait belum adanya turun serta memberikan perhatian kepada pihak yang terdampak serta masyarakat yang membutuhkan bantuan sampai saat ini,” pungkas A. Iman.(*/MOL)


