Jakarta, SeputarSumut — Tim nasional Amerika Serikat sukses menumbangkan Paraguay dengan skor meyakinkan 4-1 dalam laga perdana Grup D Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion SoFi pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kemenangan meyakinkan bagi tim yang dilatih oleh Mauricio Pochettino ini diwarnai oleh drama saling balas gol serta hadirnya sebuah keputusan bersejarah dari video assistant referee atau VAR berkaitan dengan kekeliruan identitas pemain.
Skuad tuan rumah sudah berhasil mendominasi dengan memimpin tiga gol tanpa balas di paruh pertama laga berkat gol bunuh diri dari Damian Bobadilla serta sepasang gol yang dicetak oleh Folarin Balogun. Di babak berikutnya, Paraguay sempat memperkecil selisih angka melalui gol dari Mauricio Magalhães, sebelum akhirnya Giovanni Reyna memastikan kemenangan mutlak Amerika Serikat lewat eksekusi sepakan melengkung di menit-menit akhir laga.
Update Olahraga: Amerika Serikat Menang Telak 4-1 atas Paraguay di Laga Pembuka Grup D Piala Dunia 2026
Tensi pertandingan sempat meninggi ketika pemain bertahan veteran milik Amerika Serikat, Tim Ream, diberikan kartu kuning oleh wasit Danny Makkelie akibat dinilai melakukan pelanggaran terhadap Miguel Almiron. Akan tetapi, VAR segera melakukan intervensi setelah tendangan bebas dilakukan, yang berujung pada pembatalan kartu kuning untuk Ream oleh wasit, dan hukuman justru dialihkan kepada Almiron yang terbukti melakukan aksi simulasi atau diving.
Regulasi teranyar dari FIFA yang diinisiasi oleh kepala perwasitan Pierluigi Collina ini memang memperbolehkan adanya peninjauan kembali atas keputusan pemberian kartu apabila terdapat kesalahan dalam mengidentifikasi pelaku pelanggaran. Proses intervensi tersebut sempat memicu kebingungan di antara para penonton yang hadir di stadion lantaran jalannya permainan sempat bergulir kembali sebelum akhirnya disetop oleh perangkat pertandingan.
Momen unik terkait peninjauan ulang keputusan tersebut mengundang komentar dari mantan pemain bertahan Everton dan Wales, Ashley Williams, saat berbicara melalui BBC Sport.
“They let them take the free-kick, which was bizarre but clearly the right decision.” kata Ashley Williams, Mantan bek Everton dan Wales.
Ia menilai bahwa tindakan membiarkan laga bergulir sesaat memang tampak janggal, namun ketetapan akhir yang diputuskan dinilai sudah benar.
“It’s the first time we have seen it but fair play.” tambah Ashley Williams, Mantan bek Everton dan Wales.
Mantan pemain tengah Inggris, Danny Murphy, yang bertindak sebagai komentator di BBC Sport, juga menyampaikan opininya seputar ketegasan dari implementasi aturan baru tersebut.
“Any adaptation of the rules which means diving gets more punishment is good.” cetus Danny Murphy, Mantan gelandang Inggris.
Sementara itu, dari pihak Paraguay tetap mengeklaim bahwa ada grafik peningkatan dalam hal performa tim secara kolektif, meskipun mereka harus menelan hasil negatif pada pertandingan pertama ini.
“Somos el mismo Paraguay de las eliminatorias, pero mejorado” tutur perwakilan Paraguay.
Berkat hasil positif ini, posisi Amerika Serikat menjadi sangat diuntungkan dalam peta persaingan klasemen sementara Grup D. Pencapaian manis di depan pendukung sendiri ini sekaligus menjadi modal penting bagi Mauricio Pochettino dalam mematangkan taktik menjelang laga-laga selanjutnya pada fase grup Piala Dunia 2026.(*)

