Jakarta, SeputarSumut – Seruan untuk melakukan aksi turun ke jalan guna memprotes penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat disampaikan oleh putra sang presiden yang juga anggota parlemen pada Minggu (4/1).
Melalui pesan audio yang tersebar luas di berbagai media sosial, Nicolas Maduro Guerra menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama rakyat dan terus menjaga martabat bangsanya.
Dunia Internasional: Anak Maduro Serukan Aksi Protes di Jalanan
“Kalian akan melihat kami berada di tengah rakyat, di jalanan, dan mengibarkan bendera martabat,” tegas Maduro Guerra sebagaimana dilaporkan oleh AFP.
Ia juga menambahkan bahwa meski ada pihak yang ingin mereka terlihat tidak berdaya, mereka tidak akan menunjukkan kelemahan sedikit pun.
Pihak staf kepresidenan telah mengonfirmasi kepada AFP bahwa rekaman suara yang beredar tersebut adalah asli milik putra presiden.
Maduro Guerra sendiri merupakan satu dari enam individu, termasuk ayah dan ibu tirinya, Cilia Flores, yang dijerat dakwaan “narkoterorisme” oleh pemerintah Amerika Serikat.
Dugaan adanya pengkhianatan dari lingkaran dalam mencuat setelah operasi penangkapan kilat berhasil membawa Maduro keluar dari lokasi persembunyiannya di Caracas.
“Sejarah akan mengungkap siapa saja para pengkhianat itu pada waktunya. Kita akan lihat nanti,” ujar politikus berusia 35 tahun tersebut menanggapi isu pengkhianatan yang beredar.
Dirinya pun menyatakan keyakinan penuh bahwa “chavismo”, gerakan sosialis anti-imperialis yang digagas mendiang Hugo Chavez, akan tetap berdiri kokoh.
Sebagai informasi, Maduro Guerra adalah satu-satunya anak biologis Maduro, sedangkan tiga anak lainnya merupakan anak dari Cilia Flores yang diadopsi oleh sang presiden.
Massa pendukung Maduro mulai terlihat memenuhi jalanan Caracas pada hari Minggu dengan membawa poster sang pemimpin dan mengibarkan bendera nasional.
Pasca operasi militer Sabtu dini hari, Nicolas Maduro dan Cilia Flores dilaporkan telah diterbangkan dan mendekam di sebuah penjara di New York.
Sesuai jadwal, Maduro akan menghadapi sidang perdana di pengadilan federal New York pada Senin siang untuk mendengarkan pembacaan dakwaan secara resmi.
Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Wakil Presiden Delcy Rodriguez kini telah ditunjuk sebagai presiden sementara Venezuela.(*/cnni)


