seputar-Medan | Bakal Calon Wali Kota Medan Aulia Rachman mengadakan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Medan Utara. Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi publik ini mengambil tema “Wajah Baru Kota Medan ada di Utara, Antara Harapan dan Kenyataan.”
Acara yang digelar di Kalasua Cafe, Medan Labuhan, ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik bagi peningkatan kualitas hidup warga Kota Medan terutama di Medan Utara, yakni meliputi empat kecamatan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan.
Sorot Politik: Aulia Rachman Diskusi Bareng Tokoh Medan Utara
Silaturahmi ini dihadiri tokoh lintas partai, organisasi, dan agama seperti Syahbilal, Alinafiah, Luhut Sitanggang, Fatar Panjaitan, Palito Simangungsong, Badlun al kKholidi, Hariman Siregar, dan lainnya. Acara ini dimoderatori oleh Muhammad Maskur dan Dedi.
Dalam sambutannya, Aulia Rachman menyampaikan komitmennya untuk mendengarkan dan memahami masalah yang dihadapi oleh warga Medan Utara.
“Kita harus bersama-sama mencari solusi terbaik untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Medan Utara. Salah satu Malasah Utama Pemerintahan kita adalah karena data kita yang lemah” ujar Aulia Rachman yang juga Wakil Wali Kota Medan.
“Saya berharap ke depan Pemko Medan menerapkan sistem digitalisasi, di mana semua data bisa terkoneksi dengan baik. Sehingga kita bisa tahu ada berapa jumlah anak di dalam rumah, berapa yang manula, berapa yang disabilitas dan sebagainya,” sambung Aulia.
Menurut Aulia, dengan adanya data yang akurat, pemerintah dapat melakukan pemetaan dengan baik. Aulia menyampaikan, sekarang ini data Pemko Medan masih lemah dan belum terkoneksi belum baik.
Pada kesempatan ini, para peserta diskusi menyampaikan berbagai isu yang menjadi perhatian utama masyarakat Medan Utara, mulai dari masalah infrastruktur, banjir, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kesempatan kerja.
Mereka juga memberikan masukan dan ide-ide inovatif yang dapat diimplementasikan untuk memperbaiki kondisi di Medan Utara.
Fatar Panjaitan dari Belawan menekankan pentingnya menjadikan Kecamatan Medan Belawan sebagai wajah Kota Medan. karena Belawan adalah pintu masuk ke Kota Medan.
Sementara tokoh pendidikan di Medan Utara Syahbilal mengusulkan peningkatan kualitas pendidikan dengan menyediakan fasilitas yang memadai bagi sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan khususnya Medan Utara. Syahbilal menyampaikan, tenaga guru dan fasilitas di Kota Medan masih kurang memadai.
Sementara itu Alinafiah dan Badlun Al Kholidi juga menyampaikan harapan agar Aulia dapat maju menjadi calon Wali Kota Medan 2025-2030, karena Aulia adalah putra asli Medan Utara. Saat ini berdasarkan hasil survei, elektabilitas Aulia Rachman mencapai 65% mengungguli pesaing lainnya.
Acara diskusi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus berkolaborasi dalam mencari solusi terbaik bagi Medan Utara.
Aulia Rachman berjanji akan menjadikan hasil diskusi ini sebagai bahan pertimbangan utama dalam menyusun program kerja jika terpilih di Pilkada Medan 2024 nanti.
“Saya berterima kasih atas partisipasi dan masukan dari semua peserta. Mari kita bersama-sama mewujudkan Medan Utara yang lebih baik,” tutup Aulia Rachman.
Diskusi publik ini mendapat sambutan positif dari warga Medan Utara yang hadir. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memastikan aspirasi mereka didengar dan diperhatikan oleh calon pemimpin Kota Medan. (red)


