Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Bahaya Mengintai di Balik Kebiasaan Memencet Jerawat: Mengenal Area ‘Segitiga Kematian’

Oleh Redaksi 15
Selasa, 17 Maret 2026
Foto: Bahaya Mengintai di Balik Kebiasaan Memencet Jerawat: Mengenal Area ‘Segitiga Kematian’
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Kisah tragis mengenai seorang suami yang meninggal dunia akibat kebiasaan memencet jerawat baru-baru ini menjadi perbincangan hangat dan viral di jagat media sosial.

Tindakan memecahkan jerawat secara sembarangan faktanya bukanlah perkara sepele yang bisa diabaikan begitu saja. Kebiasaan ini memiliki risiko memicu infeksi serius yang bahkan bisa berujung pada kondisi fatal.

Pernik Ragam: Bahaya Mengintai di Balik Kebiasaan Memencet Jerawat: Mengenal Area ‘Segitiga Kematian’

Iklan Indako SeputarSumut

Pengalaman serupa yang hampir merenggut nyawa juga pernah menimpa Alisha Monaco, seorang wanita asal Amerika Serikat (AS). Berdasarkan laporan CTV News, Alisha mengalami rasa sakit luar biasa disertai pembengkakan ekstrem pada wajahnya setelah nekat memencet jerawat di bawah lubang hidung, sebuah wilayah yang secara medis dikenal sebagai ‘triangle of death’ atau segitiga kematian.

Secara anatomi, wilayah segitiga kematian ini mencakup area yang membentang dari sudut mulut hingga ke titik di antara kedua alis. Di balik lapisan kulit area tersebut, terdapat sinus kavernosa yang merupakan rumah bagi saraf serta pembuluh darah krusial yang berfungsi mengalirkan darah kembali menuju otak.

Menanggapi fenomena ini, dermatolog dr. I Gusti Nyoman Darmapura menjelaskan bahwa pembuluh darah yang menuju otak di area tersebut tidak memiliki katup. Kondisi ini menyebabkan aliran darah bisa bergerak dua arah, sehingga bakteri dari luka jerawat atau infeksi apa pun di area segitiga tersebut dapat menyebar secara langsung ke otak, sebagaimana dikutip dari detikhealth pada Kamis (22/1).

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

Oleh sebab itu, risiko kematian menjadi sangat nyata apabila permukaan kulit mengalami infeksi serius yang dipicu oleh tindakan memencet jerawat di area sensitif tersebut.

Dokter Darma menegaskan agar masyarakat benar-benar menahan diri untuk tidak memencet jerawat di area segitiga tadi. Ia sering menemukan kasus di mana seseorang memaksakan diri memecahkan jerawat demi penampilan sebelum acara penting, padahal tindakan itulah yang justru harus dihindari demi keselamatan.

Sangat dilarang keras memencet jerawat di area segitiga kematian, terlebih jika dilakukan dengan tangan yang kotor atau alat-alat yang tidak terjamin sterilitasnya.

Lebih lanjut, dr. Darma menghimbau agar setiap orang lebih peka terhadap tanda-tanda peradangan yang muncul pada wajah. Beberapa gejala yang patut diwaspadai antara lain adalah munculnya kemerahan, bengkak yang tidak wajar, rasa nyeri yang menusuk, hingga keluarnya nanah.

Ia menutup penjelasannya dengan pesan tegas bahwa jika gejala kemerahan sudah mulai dibarengi dengan demam, maka penderita tidak boleh menunda waktu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com