Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Beda Kencing Batu dan Batu Ginjal yang Serupa

Oleh Redaksi 15
Senin, 16 Februari 2026
Foto: foto ilustrasi

foto ilustrasi

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Masyarakat umum sering kali memiliki anggapan yang keliru dengan mengira bahwa kencing batu dan batu ginjal merupakan satu jenis penyakit yang sama. Walaupun keduanya menyandang istilah ‘batu’ dan memiliki kemiripan nama, secara medis kedua kondisi ini memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

Munculnya persepsi tersebut biasanya didasari pada fakta bahwa baik kencing batu maupun batu ginjal dipicu oleh proses pengkristalan mineral di dalam urine. Kendati demikian, terdapat perbedaan signifikan jika ditinjau dari lokasi terbentuknya kristal tersebut, gejala klinis yang dirasakan pasien, hingga berbagai faktor risiko yang menyertainya.

Pernik Ragam: Beda Kencing Batu dan Batu Ginjal yang Serupa

Iklan Indako SeputarSumut

Bagi Anda yang ingin mengetahui apa beda kencing batu dan batu ginjal, berikut adalah uraian lengkap yang dirangkum dari berbagai sumber medis:

1. Lokasi Pembentukan

Perbedaan yang paling mencolok antara kedua gangguan kesehatan ini dapat dilihat dari letak atau posisi di mana batu tersebut terbentuk.

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

Letak kencing batu

Saluran kemih bagian bawah, khususnya di uretra atau kandung kemih, menjadi tempat utama terbentuknya kencing batu. Berdasarkan penjelasan dari Mayo Clinic, masalah ini timbul ketika konsentrasi mineral dalam urine yang sangat pekat mulai mengkristal dan mengeras.

Batu yang berukuran kecil dalam jumlah sedikit sering kali dapat luruh dengan sendirinya saat seseorang membuang air kecil. Namun, tindakan medis profesional biasanya sangat diperlukan apabila batu sudah berukuran besar atau jumlahnya sudah terlalu banyak.

Letak batu ginjal

Berbeda dengan jenis sebelumnya, batu ginjal muncul di dalam organ ginjal akibat tumpukan garam dan mineral yang mengkristal. Secara statistik, kasus medis yang melibatkan batu ginjal lebih banyak ditemukan di tengah masyarakat dibandingkan kasus kencing batu.

2. Indikasi dan Gejala

Walaupun sama-sama disebabkan oleh material padat, reaksi tubuh atau gejala yang ditimbulkan oleh kedua kondisi ini memiliki karakteristik tersendiri.

Gejala kencing batu

Keluhan biasanya jarang terasa ketika batu masih berukuran kecil atau masih dalam tahap perkembangan awal. Rasa tidak nyaman umumnya baru akan muncul saat kondisi mulai memburuk, dengan tanda-tanda sebagai berikut:

 * Rasa nyeri pada perut bagian bawah

 * Frekuensi buang air kecil meningkat namun volumenya sedikit

 * Timbul rasa sakit saat sedang berkemih (disuria)

 * Urine bercampur dengan darah (hematuria)

 * Terjadi infeksi saluran kemih (ISK)

Gejala batu ginjal

Penderita batu ginjal biasanya merasakan gejala dengan lebih cepat, terutama jika batu mulai menyumbat jalur uretra atau ureter. Beberapa keluhan yang sering dilaporkan antara lain:

 * Nyeri yang sangat hebat di area punggung, selangkangan, atau perut bawah

 * Kondisi urine berdarah

 * Keinginan untuk terus-menerus buang air kecil

 * Nyeri saat berkemih dengan jumlah urine yang terbatas

 * Urine tampak keruh serta mengeluarkan aroma menyengat

 * Muncul rasa mual hingga muntah-muntah

 * Tubuh mengalami demam dan menggigil

3. Faktor Penyebab

Masalah kurangnya asupan cairan menjadi benang merah yang menyebabkan kedua penyakit ini muncul, namun ada pemicu spesifik lainnya.

Penyebab kencing batu

Sejumlah faktor yang sering kali menjadi pemicu timbulnya kencing batu adalah:

 * Kurangnya konsumsi air putih sehari-hari

 * Kondisi tubuh yang terlalu lama berbaring

 * Terjadinya pembesaran prostat

 * Pemakaian alat kateter dalam durasi yang panjang

 * Memiliki riwayat diabetes, stroke, cedera tulang belakang, atau operasi pada kandung kemih

 * Kondisi turunnya kandung kemih (sistokel)

Penyebab batu ginjal

Sedangkan untuk pembentukan batu di ginjal, penyebabnya meliputi:

 * Kondisi dehidrasi kronis

 * Pola makan yang tinggi protein, garam, atau gula secara berlebihan

 * Adanya infeksi pada organ tertentu

 * Terganggunya sistem metabolisme di dalam tubuh

4. Faktor Risiko

Aspek lain yang membedakan kedua penyakit ini adalah profil kelompok orang yang berisiko mengalaminya.

Faktor risiko kencing batu

 * Kebiasaan kurang minum

 * Berada di kelompok usia lanjut

 * Pernah menjalani terapi radiasi

 * Riwayat medis operasi pembesaran kandung kemih

 * Penggunaan kateter Foley dalam jangka waktu lama

Faktor risiko batu ginjal

 * Tingginya kadar hormon paratiroid (hiperparatiroidisme)

 * Dehidrasi atau kurang minum

 * Adanya faktor genetika atau keturunan

 * Kelainan struktur pada ginjal

 * Penyakit hipertensi dan kegemukan (obesitas)

 * Gangguan radang usus

 * Penyakit ginjal kistik serta infeksi saluran kemih yang berulang

Demikianlah rincian mengenai perbedaan kencing batu dan batu ginjal yang sangat krusial untuk dipahami. Dengan mengenali perbedaan-perbedaan tersebut, Anda diharapkan dapat lebih peka terhadap sinyal tubuh dan segera melakukan langkah pencegahan agar kondisi kesehatan tetap terjaga.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com