Rabu, Juli 22, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

BEI Ungkap Strategi Pasar Modal Syariah 2026: Targetkan Inklusi Melalui Roadmap Baru dan Instrumen Inovatif

Oleh Redaksi 15
Kamis, 26 Februari 2026
Foto: Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh (SeputarSumut/Siong)

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh (SeputarSumut/Siong)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Pasar Modal Syariah (PMS) Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang sangat progresif sepanjang tahun 2025 dan bersiap melakukan akselerasi besar-besaran pada tahun 2026. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh, dalam kegiatan Edukasi Wartawan Pasar Modal yang digelar secara daring pada Kamis (26/02/2026).

Dalam paparannya, Irwan Abdalloh mengungkapkan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri keuangan syariah tanah air, yang menandai “15 Tahun Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia”.

Berita Ekonomi: BEI Ungkap Strategi Pasar Modal Syariah 2026: Targetkan Inklusi Melalui Roadmap Baru dan Instrumen Inovatif

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Capaian Signifikan Sepanjang 2025

Irwan menjelaskan bahwa hingga Desember 2025, jumlah investor saham syariah telah mencapai 217.157 orang, atau tumbuh 28% secara tahunan (year-on-year). Dari sisi aktivitas, nilai transaksi investor syariah melonjak drastis sebesar 104% menjadi Rp11,2 triliun.

“Pasar Modal Syariah Indonesia tumbuh positif dan signifikan sepanjang tahun 2025. Performa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bahkan mampu bersaing dengan benchmark indeks domestik maupun global dengan kenaikan mencapai 43%,” ujar Irwan Abdalloh dalam pernyataannya.

Berita Terkait

Operasional Kereta Api Sumut Kembali Normal Pasca Gempa Aceh

KAI Divre I Sumut Layani Rombongan Jemaah Umrah Labuhanbatu

Pertumbuhan ini juga didukung oleh kapitalisasi pasar saham syariah yang kini telah menyentuh angka Rp8.972 triliun, mengambil porsi signifikan dari total kapitalisasi pasar modal Indonesia.

Inovasi Instrumen dan Regulasi Baru

Irwan juga menyoroti peluncuran beberapa instrumen strategis yang menjadi tonggak sejarah baru, di antaranya:

* Orange Sukuk: Penerbitan Orange Sukuk pertama di dunia pada Juli 2025.

* EBA-KIK Syariah: Peluncuran Efek Beragun Aset Syariah pertama pada November 2025.

* Indeks S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend: Indeks baru yang fokus pada saham syariah dengan dividen tinggi.

Selain itu, mulai Mei 2026, BEI dan OJK akan mengimplementasikan POJK No. 8 Tahun 2025 yang memperketat kriteria seleksi efek syariah, salah satunya dengan menurunkan batas pendapatan non-halal dari maksimal 10% menjadi 5%.

Fokus Strategis 2026: Roadmap 2026–2030

Menatap tahun 2026, BEI telah menyiapkan sejumlah inisiatif baru untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan syariah. Salah satu agenda utamanya adalah penyusunan Roadmap Pasar Modal Syariah 2026–2030.

“Kami sedang menyusun roadmap terkait rencana pengembangan PMS di BEI selama lima tahun ke depan. Fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan angka, tetapi juga penguatan infrastruktur digital dan integrasi filantropi Islam seperti zakat, infak, dan wakaf ke dalam ekosistem pasar modal,” kata Irwan.

BEI juga akan meluncurkan Program Hadiah Inklusi bagi masyarakat yang membuka akun saham syariah baru serta menggelar International Event (IFN Forum) sebagai bagian dari perayaan 15 tahun kebangkitan pasar modal syariah.

Hingga saat ini, ekosistem PMS didukung oleh 672 saham syariah, 18 Anggota Bursa penyedia layanan SOTS, serta 161 Galeri Investasi Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia.(Siong)

Tags: BEI
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Operasional Kereta Api Sumut Kembali Normal Pasca Gempa Aceh
  • Menhan AS Ajukan Tambahan Anggaran Perang Iran US$67 Miliar
  • Airin Rico Waas Tekankan Peran Pengasuh Anak Usia Dini
  • Gempa M 5,6 Guncang Gayo Lues Aceh Tidak Berpotensi Tsunami
  • Dua Alumni SMK Binaan Sumut Berlaga di AHMTSC 2026 Nasional
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com