Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

​BI dan K/L Gelar Rakor: Percepatan Investasi Sumatera Kunci Ekonomi Lokal

Oleh Redaksi 15
Selasa, 18 November 2025
Foto: Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara (BI Sumut) Rudy Brando Hutabarat memperkenalkan konsep BATAM.(Dok:BI Sumut)

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara (BI Sumut) Rudy Brando Hutabarat memperkenalkan konsep BATAM.(Dok:BI Sumut)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Batam, SeputarSumut – ​Untuk memperkuat sinergi dan mendorong percepatan investasi serta kinerja perekonomian regional, Koordinator Wilayah Bank Indonesia (BI) Sumatera bersama Kementerian/Lembaga terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Investasi Wilayah Sumatera 2025. Kegiatan penting ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan utama, termasuk pemerintah provinsi se-Sumatera, BP Batam, Kementerian Investasi/BKPM, dan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

​Mengawali Rakor Investasi Sumatera 2025, Pj Sekda Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas lembaga. Menurutnya, transformasi dalam pelayanan perizinan dan sinergi adalah kunci utama untuk menarik investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi. Terkait implementasi PP No.25/2025 dan No. 28/2025, ia juga menyoroti kebutuhan adanya forum konsultasi publik untuk menyusun peraturan pelaksanaannya.

Berita Ekonomi: ​BI dan K/L Gelar Rakor: Percepatan Investasi Sumatera Kunci Ekonomi Lokal

Iklan Indako SeputarSumut

​Rapat kemudian dipimpin oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara (BI Sumut) yang juga menjabat Koordinator Sumatera, Rudy Brando Hutabarat. Rudy Brando Hutabarat memperkenalkan konsep BATAM—”Bagaimana mempermudah akses dan tata kelola agar menarik investor masuk”—sebagai model percepatan, kepastian, dan kemudahan perizinan yang potensial diadopsi oleh daerah-daerah lain. Rakor ini secara khusus bertujuan untuk (i) mendorong penyusunan RTRW/RDTR yang terintegrasi ke sistem OSS-RBA, (ii) mengimplementasikan PP No.25/2025 dan No.28/2025 untuk efisiensi biaya dan perbaikan iklim usaha, serta (iii) menyusun roadmap penguatan iklim investasi yang selaras dengan RPJMN hingga 2026.

​Di kesempatan yang sama, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Iman Gunadi, menambahkan bahwa kepastian dan kemudahan proses perizinan tidak hanya penting untuk investor, tetapi juga strategis dalam mendukung pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu sektor yang disoroti adalah pariwisata terintegrasi, yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera.

​Dari sisi pemerintah pusat, Asisten Deputi Kemenko Infrastruktur, Djuang Fadjar Sodikin, menggarisbawahi urgensi kepastian kebijakan tata ruang dan layanan investasi. Kemenko Infrastruktur berfokus pada transformasi kebijakan tata ruang melalui pembaharuan RTRW/RDTR yang lebih adaptif, didukung digitalisasi untuk mempermudah akses informasi bagi para calon investor. Sementara itu, Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Kementerian Investasi/BKPM, Ariawan Cahyo Putro, menegaskan bahwa pengaturan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang lengkap dan tepat adalah kunci integrasi RDTR dengan sistem perizinan OSS-RBA (Online Single Submission Risk Based Approach).

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional

Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat

​Berdasarkan Data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan III 2025, kawasan Batam dilaporkan telah memasuki fase percepatan investasi, didorong oleh proyek-proyek besar yang berasal dari Hong Kong, Tiongkok, Singapura, Malaysia, dan Taiwan. Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, menyoroti pentingnya kualitas tata kelola perizinan guna memberikan kepastian berusaha, terutama dari aspek kepastian hukum. Implementasi perizinan terintegrasi di Batam ini telah mengakselerasi proyek strategis di sektor energi hijau, data center, industrial waterfront, PLTS, LNG, FSRU, dan ekonomi digital.

​Penguatan tata kelola perizinan di Batam ini juga mencakup perluasan kewenangan BP Batam dalam pemberian perizinan lingkungan dan pemanfaatan ruang. Penekanan pada kepastian hukum dan tata kelola yang baik menjadi fokus utama BP Batam untuk menjaga momentum investasi yang sedang terjadi.

​Rakor Investasi Wilayah Sumatera 2025 ditutup dengan penekanan pada implementasi strategi “Think Big, Start Small, Move Fast”. Sumatera didorong untuk segera bertransformasi dengan mengambil langkah cepat dan kecil dalam mengatasi hambatan investasi, seperti memperkuat kerja sama lintas daerah dan mengembangkan aglomerasi industri untuk membuka lapangan kerja. Diharapkan langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah.

​Ke depan, terdapat harapan agar Rakor Investasi Wilayah Sumatera dapat dilembagakan, baik secara formal maupun informal. Langkah-langkah tindak lanjut yang disarankan meliputi (i) penunjukan liaison dari setiap provinsi untuk mendiskusikan solusi perizinan dan investasi, (ii) pemetaan potensi daerah serta studi kasus investasi sukses yang bisa direplikasi, dan (iii) mendorong inklusivitas investasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh kesejahteraan masyarakat secara luas.(REL/Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com