Pekanbaru, SeputarSumut — Sebanyak 10 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendapatkan pelatihan intensif bertajuk Go Global Academy di Pekanbaru pada 29–30 Juni 2026. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menyokong penguatan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha lokal dengan menggandeng Universitas Riau sebagai mitra kerja sama.
Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan bahwa sepuluh pelaku usaha yang diundang ke pelatihan ini merupakan figur terpilih. Komposisinya mencakup 8 UMKM yang bergerak di industri kuliner serta 2 UMKM di bidang ekonomi kreatif, di mana semuanya berstatus sebagai mitra binaan Pertamina, jaringan Rumah BUMN Pertamina, serta merupakan jebolan atau alumni dari agenda UMK Academy 2025.
Berita Ekonomi: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
“Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar semakin tangguh dan berdaya saing, serta memperkuat fondasi bisnis UMKM untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global,” ujar Fahrougi.
Fahrougi menerangkan lebih lanjut mengenai isi kegiatan yang berlangsung selama dua hari penuh tersebut. Para pemilik usaha dibekali dengan jajaran materi yang sangat krusial, meliputi perihal standardisasi kualitas produk, pengurusan legalitas usaha, aspek tata kelola bisnis, strategi branding, konsep sustainability, penerapan ESG, regulasi kepabeanan, hingga bekal teknis mengenai kesiapan ekspor. Serangkaian materi ini dirancang secara khusus untuk memperkokoh tiang bisnis sekaligus mendongkrak kesiapan para pelaku UMKM sewaktu berhadapan dengan iklim kompetisi di kancah nasional maupun dunia internasional.
Di samping pemaparan materi searah, para peserta difasilitasi dengan sesi klinik bisnis yang dikemas berupa ruang konsultasi privat bersama jajaran pakar. Agenda interaktif ini memberikan keleluasaan bagi tiap-tiap perwakilan UMKM untuk mengupas tuntas kendala operasional yang tengah dialami, memformulasikan jalan keluar yang paling efektif, hingga menyerap masukan-masukan strategis yang bermanfaat bagi keberlanjutan bisnis mereka ke depan.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring, membangun kolaborasi, serta menumbuhkan semangat agar produk-produk UMKM Indonesia semakin berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjadi kebanggaan di pasar global,” jelasnya.
Melalui stimulus edukasi ini, Fahrougi menaruh harapan besar agar kian banyak pelaku usaha binaan yang sukses menaikkan kelas produk mereka, menjangkau segmentasi pasar yang jauh lebih luas, hingga menembus rantai pasok global agar produk-produk asli tanah air kian populer dan mendapat pengakuan internasional.
Tingginya atensi dan semangat para peserta terlihat nyata dari bagaimana mereka berpartisipasi aktif di sepanjang pelaksanaan sesi, yang teandal lewat kedalaman diskusi serta banyaknya pertanyaan yang dilayangkan langsung kepada para pemateri.
Citra Sari, salah satu peserta pelatihan yang juga merupakan Owner Laksamana Snack, mengutarakan rasa terima kasih serta apresiasi tingginya kepada pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas kesempatan emas yang diberikan lewat Go Global Academy ini.
“Saya berterima kasih sekali kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas pelatihan yang diadakan selama dua hari ini. Kegiatan ini sangat membantu UMKM seperti saya agar lebih siap untuk go global,” kata Citra.
Pernyataan yang sejalan ikut dilontarkan oleh Owner Permata Food, Suryani. Ia membagikan testimoninya mengenai banyaknya portofolio pengalaman berharga dan wawasan baru yang berhasil ia kantongi semenjak terdaftar resmi menjadi bagian dari mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, termasuk benefit pelibatan dirinya dalam ajang pameran bersama Pertamina yang pernah digelar di kota Jakarta dan Pekanbaru.
“Alhamdulillah, selama bergabung dengan Pertamina Patra Niaga kami mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu, terutama melalui pelatihan Go Global Academy ini. Kami belajar tentang produksi yang baik, pengelolaan tempat usaha yang lebih baik, serta berbagai hal penting lainnya. Harapan kami, Permata Food benar-benar bisa go global,” kata Suryani.
Lewat implementasi program Go Global Academy ini, Pertamina Patra Niaga secara simultan ikut berkontribusi nyata dalam merealisasikan target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada pilar SDGs 8 yang mengusung tema Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Langkah ini dicapai melalui akselerasi mutu, peningkatan daya saing kompetitif, serta pembukaan jalur distribusi pasar bagi UMKM demi mewujudkan pertumbuhan usaha yang konsisten sekaligus menjadi pilar penyokong bagi laju ekonomi makro di tingkat nasional.(REL/Siong)


