Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Bule Belanda Ketemu Kuntilanak, Begini Responnya

Oleh Redaksi 15
Kamis, 4 Januari 2024
Foto: Kuntilanak

Ilustrasi penampakan Kuntilanak. (Foto: Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan cerita hantu Nusantara, seperti pocong, kuntilanak, tuyul, dan sebagainya. Namun, apa jadinya jika orang bule dipertemukan oleh hantu-hantu tersebut?

Salah satu yang mengalami ini adalah perempuan Belanda bernama Augusta de Wit. Dia mengaku bertemu langsung kuntilanak saat berkunjung ke Jawa pada 1894 dan menceritakan pengalamannya itu dalam buku Java, Fact and Fancies.

Pernik Ragam: Bule Belanda Ketemu Kuntilanak, Begini Responnya

Iklan Indako SeputarSumut

Terlepas dari kebenaran cerita, satu hal pasti dari kesaksian de Wit adalah soal bagaimana orang Eropa bertemu hantu Nusantara dan mencatatkan keberadaan mereka.

Bagaimana ceritanya?

Pada mulanya, dia mengaku pertama kali melihat sosok kuntilanak sedang duduk di dahan pohon sembari tertawa nyaring. Suara nyaring itu, kata de Wit, sangat memecah keheningan. Dan saat melihat wajahnya, de Wit bersaksi kalau kuntilanak sangat cantik.

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

“Rupa wajahnya lebih cantik dari pengantin dewi cinta,” tulis de Wit.

Namun, kuntilanak itu tak cuma berdiam diri sambil tertawa saja, tetapi juga memangsa para pria. Ini dilakukannya sebagai cara untuk merasakan cinta yang selama ini terpendam. Sebab, kata de Wit, eksistensi kuntilanak berasal dari jiwa perawan yang tidak pernah dicium oleh kekasihnya.

“Dan dia tidak bisa beristirahat karena dia tidak pernah mengenal cinta. Dan dia akan memenangkannya meski sekarang bukan dalam kebaikan, tetapi dalam kedengkian yang mematikan,” ungkap perempuan Belanda itu.

Menurutnya, cara kuntilanak memangsa pria adalah lewat nyanyian. Di dahan pohon, kuntilanak sering bernyanyi lembut sembari menyisir rambut panjang.

Biasanya, aktivitas ini bertujuan untuk memancing seorang pria muda terpesona hingga berani memeluknya. Dan ketika kuntilanak melancarkan aksinya, pria muda yang melihatnya langsung terbutakan hingga berani memeluknya.

“Tapi, saat dia (pria muda) memeluknya, dia merasakan luka menganga di punggungnya yang ternyata disembunyikan di balik rambut panjang,” tutur de Wit.

Ketika itu terjadi maka tamatlah riwayat pria muda itu. De Wit mengisahkan pria muda itu tak bisa lepas dari jeratan pelukan kuntilanak. Di tengah ketakutan, kuntilanak menyumpahi pria itu agar mati.

Maka, sebelum malam berganti, pria muda itu langsung meninggal. Namun, de Wit juga mengungkap jurus selamat dari pelukan maut kuntilanak. Bahkan, berkat keberanian itu, ada pria muda yang kelak menjadi suami dari putri raja dan ayah dari para pangeran.

“Jika cerdik dan berani, dia akan mencabut sehelai rambut kuntilanak. Jika berhasil, dia tidak mati, tetapi hidup sampai usia lanjut, kaya, terhormat dan bahagia,” katanya.

Kisah kuntilanak yang dituturkan Augusta de Wit nampak seperti kisah-kisah dalam film horor. Kalau Anda termasuk golongan yang tidak percaya keberadaan kuntilanak, Anda mungkin tertarik mengupas asal-usul mitos hantu perempuan tersebut, seperti yang dilakukan peneliti Jerman. Selengkapnya ada di link di bawah ini. (cnbcindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com