Medan, SeputarSumut — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara kembali menyelenggarakan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lewat Gerakan Pangan Murah (GPM). Penjualan ini ditempatkan tepat di area depan kantor operasional serta gudang penyimpanan di seluruh wilayah Sumatera Utara guna memperluas keterjangkauan masyarakat terhadap pasokan beras.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut berlangsung secara serentak pada fasilitas gudang dan kantor milik instansi. Kendati ada titik penjualan baru ini, penyaluran beras melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) serta pedagang pasar tradisional dipastikan tetap berlangsung seperti biasa.
Berita Ekonomi: Bulog Sumut Jual Beras SPHP di Depan Gudang dan Kantor
Penyediaan Beras SPHP dan Perluasan Jalur Akses
Beras SPHP merupakan produk beras kelas medium milik pemerintah yang dipatok dengan harga eceran tertinggi Rp13.100 per kilogram. Budi menyebutkan bahwa pembukaan akses langsung di depan gudang dan kantor bertujuan membantu warga mendapatkan pangan pokok murah tanpa harus pergi ke pasar tradisional.
Inisiatif tersebut memperkuat skema distribusi SPHP yang sebelumnya sudah berjalan melalui mitra warung RPK dan pedagang pasar. Penambahan lokasi jualan langsung ini dirancang untuk mempercepat pergerakan penyaluran beras murah sampai ke tingkat konsumen akhir.
Distribusi Beras Premium Ritel dan Kepastian Stok Pangan
Bukan hanya menggenjot beras SPHP, Bulog Sumut turut merangkul sejumlah pemasok untuk menyalurkan beras premium ke pasar ritel modern. Komoditas beras SPHP sendiri saat ini sudah dipasarkan secara meluas di jejaring minimarket Alfamart dan Indomaret.
Terkait beras premium, Budi menargetkan pengisian ulang stok di pusat perbelanjaan seperti Maju Bersama, Berastagi Supermarket, dan Irian Supermarket tuntas paling lambat pekan ini. Komoditas premium tersebut dipasarkan sesuai acuan batasan harga pemerintah yakni Rp15.400 per kilogram.
Budi juga meminta publik tidak melakukan aksi panic buying atau berbelanja beras melebihi kebutuhan harian karena ketersediaan stok gudang dipastikan aman hingga akhir tahun. Ketahanan pasokan beras di Sumatera Utara ini diprediksi kian solid seiring datangnya musim panen raya padi pada pertengahan Agustus.(Siong)

