Simalungun, SeputarSumut — Proses pencarian terhadap Suwanda alias Wanda yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Kapasuk, Kecamatan Hatonduhan, pada akhirnya membuahkan hasil. Pemuda berusia 20 tahun yang bermukim di Huta IV Jampalan, Nagori Buntu Bayu tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (24/7/2026) usai pencarian yang berlangsung selama empat hari.
Tim gabungan berhasil menemukan jasad korban sekitar pukul 16.30 WIB di area aliran Sungai Titi Golkar. Penanganan evakuasi berlangsung selama satu jam hingga selesai, lalu jenazah korban diserahkan secara langsung kepada pihak keluarga.
Kabar Daerah: Jasad Pemancing Hilang di Sungai Kapasuk Simalungun Akhirnya Ditemukan
Konfirmasi penemuan korban disampaikan oleh Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Jhon Vhento Hasudungan Purba, melalui stafnya, Jimmi Purba. Keterangan tersebut menegaskan bahwa operasi pencarian di lapangan melibatkan personel BPBD, unsur Basarnas, anggota Polsek Tanah Jawa, beserta masyarakat sekitar.
“Korban ditemukan sore ini, kemudian langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Awal mula kejadian mencatat kalau Wanda dilaporkan hilang semenjak Senin (20/7/2026). Pada hari tersebut, ia berpamitan meninggalkan rumah untuk memancing di kawasan Sungai Kapasuk, namun tidak kunjung kembali hingga malam hari.
Tindakan pencarian langsung digulirkan tim begitu laporan diterima oleh petugas. Tim bergerak melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang pada hari sebelumnya sempat diterjang banjir akibat intensitas hujan yang deras, di mana kondisi medan yang curam serta derasnya arus sungai amat menyulitkan proses pencarian.
Pada tahap awal operasi, petugas di lapangan hanya mendapati barang bukti berupa sandal sebelah kiri beserta umpan pancing yang disinyalir kuat milik korban. Temuan benda-benda tersebut berada di sekitar area yang diduga menjadi lokasi terakhir tempat Wanda memancing.
Keberadaan barang-barang itu dimanfaatkan oleh tim sebagai petunjuk dasar guna memperluas jangkauan penyisiran menuju ke arah hilir sungai, hingga akhirnya jasad korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Titi Golkar.(*/mst)

