Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Cemas akan Ancaman Kesehatan Mental, USU Desak Pemko Medan Buat Perda

Oleh Redaksi 15
Rabu, 20 Agustus 2025
Foto: Focus Group Discussion (FGD) yang membahas strategi peningkatan kesejahteraan psikososial masyarakat di Medan, Selasa (19/8/2025).(Ist)

Focus Group Discussion (FGD) yang membahas strategi peningkatan kesejahteraan psikososial masyarakat di Medan, Selasa (19/8/2025).(Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – USU Centre for Health Politic and Management (UCHPOLM) mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang kebijakan kesehatan mental. Rekomendasi ini muncul setelah Focus Group Discussion (FGD) yang membahas strategi peningkatan kesejahteraan psikososial masyarakat di Medan, Selasa (19/8/2025).

Dalam FGD tersebut, seluruh peserta dari berbagai unsur termasuk rumah sakit swasta, pemerintah, dan lembaga penelitian mengakui bahwa ada ancaman besar pada kesehatan mental masyarakat akibat berbagai faktor. Mulai dari tekanan ekonomi dan sistem pendidikan yang berubah, hingga dampak negatif media sosial.

Info Medan: Cemas akan Ancaman Kesehatan Mental, USU Desak Pemko Medan Buat Perda

Iklan Indako SeputarSumut

“Dukungan semua pemangku kepentingan untuk menghindari, mengatasi, dan penanganan serius pada gangguan kesehatan mental masyarakat dinilai sangat perlu untuk kepentingan bersama, termasuk mendukung Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Ketua Penelitian, Dr. Zulfendri M.Kes.

Dr. Zulfendri menegaskan, tidak mungkin Indonesia menjadi negara maju pada 2045 jika gangguan kesehatan mental di masyarakat meluas tanpa penanganan serius.

Senada dengan itu, Direktur Utama RSUD dr. Pirngadi Medan, dr. Suhartono, Sp.PD, Subsp.HOM(K), mengungkapkan bahwa gangguan kesehatan mental bisa menimbulkan penyakit lain. Ia juga menyayangkan minimnya kesadaran masyarakat dalam memahami dan menangani gangguan mental sejak dini.

Berita Terkait

Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat

Kesiapan Pelaksanaan Jambore Daerah Sumut ke XI 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit Dioptimalkan

“Bahkan, lebih ironisnya, keluarga tidak memberi dukungan kuat pada pasien yang sudah pulang pasca perawatan di rumah sakit, dengan berbagai alasan seperti malu atau dianggap beban,” kata Suhartono. Akibatnya, pasien yang awalnya hanya mengalami gangguan ringan bisa menjadi parah.

Mewakili RS Jiwa Prof. Ildrem Provinsi Sumut, Dr. Silvy Hasibuan, Sp.Kj., M.K.M menambahkan, penanganan menjadi lamban karena banyak keluarga yang memaksa pasien tetap dirawat di rumah sakit meskipun secara medis sudah pulih.

Senada dengan itu, Saruhum Rambe dari Pusat Studi Etnografi dan Penguatan Komunitas USU menyebut, stigma budaya menghambat penanganan gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya masalah ini ditangani secara bersama, dengan pemerintah sebagai leading sector.

Zulfendri juga menyebutkan, penelitian ini penting karena prevalensi gangguan mental meningkat pada kelompok usia produktif dan penderita penyakit kronis seperti TBC.

“Rendahnya literasi masyarakat dan ketidaktersediaan kebijakan adaptif untuk kelompok rentan memperburuk kondisi,” ungkapnya. “Oleh karena itu, penelitian penting untuk merumuskan strategi kebijakan yang inklusif, holistik, dan responsif dalam penanganan gangguan kesehatan mental yang sudah masuk dalam kategori mencemaskan.”(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com