Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Curiga Pria Terbang 200 Kali, Skandal Pencurian di Pesawat Terbongkar

Oleh Redaksi 15
Kamis, 16 Mei 2024
Foto: Kabin Pesawat

Ilustrasi kabin pesawat. (deluxtrade/Pixabay)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Di kota Delhi, India, terjadi aksi kriminal yang tidak terduga dan menjadi perhatian masyarakat. Aksi kriminal ini terencana dan dilakukan dengan lihai oleh seorang pria di atas pesawat, berkali-kali.

Pria asal India itu bernama Rajesh Kapoor dan berusia 40 tahun. Dia menjadi pusat dari skandal pencurian perhiasan atau uang dalam penerbangan.

Dunia Internasional: Curiga Pria Terbang 200 Kali, Skandal Pencurian di Pesawat Terbongkar

Iklan Indako SeputarSumut

Dalam setahun, Rajesh Kapoor bisa melakukan penerbangan hingga 200 kali untuk menjalankan operasi pencurian yang rapi.

Rajesh Kapoor telah menjalankan operasi pencurian yang canggih, mengambil barang berharga dari bagasi kabin penumpang tanpa dicurigai.

Kisah ini mulai terbongkar ketika polisi Delhi menangkap Kapoor, yang telah melakukan perjalanan selama lebih dari 110 hari dalam setahun terakhir untuk melakukan pencurian ini.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Wakil komisaris polisi Delhi, Usha Rangnani, mengungkapkan pada konferensi pers bahwa Kapoor kini ditahan polisi, setelah ditangkap di kawasan Paharganj, tempat dia diduga menyimpan perhiasan curiannya.

Rangnani juga mengungkapkan bahwa Kapoor berencana menjual jarahannya kepada Sharad Jain, seorang pria berusia 46 tahun yang juga ditangkap di Karol Bagh. Dalam tiga bulan terakhir, dua kasus pencurian terpisah dilaporkan pada penerbangan berbeda di India, memicu pembentukan tim khusus di Bandara IGI untuk menangkap pelaku.

Mengutip dari Independent, pada 11 April 2024, seorang penumpang melaporkan hilangnya perhiasan senilai Rs700.000 atau sekitar Rp135 juta selama perjalanan dari Hyderabad ke Delhi.

Insiden serupa terjadi pada 2 Februari 2024, di mana seorang penumpang kehilangan perhiasan senilai Rs2.000.000 atau sekitar Rp384 juta saat melakukan perjalanan dari Amritsar ke Delhi. Penyelidikan yang melibatkan rekaman CCTV dari Bandara Delhi dan Amritsar, serta manifes penerbangan, akhirnya mengarah pada identifikasi Kapoor sebagai tersangka.

Meski awalnya memberikan nomor palsu, telepon asli Kapoor dilacak melalui pengawasan teknis, yang mengarah pada penangkapannya. Polisi mengungkapkan bahwa Kapoor mengaku terlibat dalam lima kasus dan menghabiskan sebagian besar uang curiannya untuk berjudi. Dia terlibat dalam 11 kasus, termasuk pencurian, perjudian, dan pelanggaran kepercayaan, dengan lima kasus terjadi di bandara.

Kapoor dikenal menargetkan penumpang yang rentan, terutama wanita lanjut usia, dan memilih penerbangan domestik premium seperti Air India dan Vistara. Dia menggeledah kabin di atas selama naik pesawat, mencuri barang-barang berharga tanpa diketahui penumpang. Dia juga terkadang berpindah tempat duduk untuk lebih dekat dengan targetnya, memanfaatkan gangguan di dalam pesawat.

Untuk menyembunyikan identitasnya, Kapoor memesan tiket atas nama mendiang saudara laki-lakinya, mempersulit deteksi oleh maskapai penerbangan dan pihak berwenang. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com