Iklan PT Indako Trading Coy
Senin, Juni 22, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
SS
SeputarSumut
Advertisement
Beranda Ragam

Daftar Tujuh Kebiasaan Sepele yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Menurut Lembaga Kesehatan Dunia

Oleh Redaksi 15
Minggu, 21 Juni 2026
Foto: Ilustrasi ancaman kanker.(Istimewa)

Ilustrasi ancaman kanker.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Faktor pemicu munculnya penyakit kanker pada tubuh manusia dipastikan tidak hanya bersumber dari satu alasan tunggal, melainkan melibatkan akumulasi dari berbagai aspek mulai dari faktor genetika, usia, kondisi lingkungan, hingga kebiasaan pola hidup sehari-hari. Sebuah laporan ilmiah dari lembaga A Cancer Journal for Clinicians mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen kasus kanker serta hampir separuh dari total angka kematian akibat kanker pada kelompok orang dewasa berumur 30 tahun ke atas di Amerika Serikat memiliki hubungan erat dengan kebiasaan dan kondisi tubuh yang sebenarnya masih bisa diubah.

Beberapa pola aktivitas harian yang tampak sederhana juga diidentifikasi mampu mendongkrak tingkat risiko kanker apabila dipraktikkan secara berulang-ulang dalam rentang waktu yang lama. Berikut adalah tujuh kebiasaan sepele yang perlu dihindari demi meminimalkan potensi terserang penyakit kanker tersebut.

Pernik Ragam: Daftar Tujuh Kebiasaan Sepele yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Menurut Lembaga Kesehatan Dunia

Iklan Indako SeputarSumut

Pertama, kebiasaan terlalu sering mengonsumsi produk daging olahan seperti sosis, kornet, nugget, ataupun daging asap. Jenis makanan ini memang digemari karena kepraktisan dalam penyajian serta memiliki cita rasa yang kuat, namun asupannya harus dibatasi. Berdasarkan klasifikasi dari International Agency for Research on Cancer (IARC), daging olahan telah dikategorikan sebagai zat karsinogenik bagi manusia karena konsumsinya terbukti memiliki korelasi dengan kanker kolorektal, sementara hubungannya dengan kanker lambung juga mulai terlihat walau belum dapat disimpulkan secara pasti.

Kedua, perilaku duduk terlalu lama dan kurang melakukan pergerakan fisik. Menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan laptop, melakukan aktivitas rebahan dalam durasi lama, atau jarang bergerak sudah menjadi hal yang dianggap biasa. Padahal, organ tubuh manusia memerlukan aktivitas fisik yang cukup agar sistem metabolisme, stabilitas berat badan, dan kinerja sistem tubuh lainnya dapat berjalan dengan lebih optimal. Studi yang diterbitkan oleh European Journal of Epidemiology mendapati bahwa kebiasaan malas bergerak serta durasi duduk yang berlebihan berkaitan erat dengan eskalasi risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, payudara, prostat, hingga kanker rektum.

Ketiga, sering terpapar oleh kepulan asap rokok di lingkungan sekitar. Status sebagai seseorang yang tidak merokok tidak serta-merta membuat individu terbebas secara otomatis dari ancaman bahaya komponen asap rokok. Isapan asap dari perokok lain tetap menyimpan dampak buruk yang fatal, khususnya apabila kontaminasi tersebut terjadi secara terus-menerus di lingkungan rumah, dalam kendaraan pribadi, tempat beraktivitas kerja, hingga di area fasilitas umum. Lembaga CDC mengonfirmasi bahwa hampir 9 dari 10 kasus kematian yang diakibatkan oleh kanker paru-paru memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas merokok atau akibat paparan asap rokok dari orang lain.

Berita Terkait

Daftar Kelompok Orang yang Harus Membatasi atau Menghindari Konsumsi Kopi Menurut Pakar Kesehatan

Alasan Mengapa Minum Kopi Setelah Bangun Tidur Tidak Dianjurkan dan Waktu Terbaik Mengonsumsinya

Keempat, jarang mengaplikasikan perangkat pelindung dari sengatan sinar matahari. Paparan sinar matahari kerap dianggap sebagai hal yang lumrah oleh masyarakat, terlebih bagi mereka yang bermukim di wilayah negara tropis. Padahal, paparan radiasi sinar ultraviolet atau UV dalam jangka panjang memiliki potensi merusak struktur kulit serta memicu kenaikan risiko kanker kulit. Data menunjukkan bahwa satu dari setiap tiga kasus kanker yang didiagnosis di dunia merupakan jenis kanker kulit, dengan radiasi sinar UV sebagai salah satu faktor pemicu utamanya.

Kelima, mengabaikan kondisi berat badan yang berlebih. Masalah kelebihan berat badan selama ini sering kali hanya dikaitkan dengan faktor penampilan fisik luar atau sekadar angka yang tertera pada alat timbangan semata. Padahal, kondisi berat badan berlebih hingga obesitas mempunyai korelasi langsung dengan peningkatan risiko dari setidaknya 13 jenis kanker yang berbeda. Bahkan di kawasan Amerika Serikat, kasus kanker yang memiliki keterkaitan dengan masalah obesitas ini mencakup sekitar 40 persen dari keseluruhan total penyakit kanker yang didiagnosis pada setiap tahunnya.

Keenam, melalaikan program pemberian vaksin HPV serta prosedur skrining kesehatan. Serangan infeksi Human papillomavirus atau HPV pada umumnya tidak memunculkan indikasi atau gejala sakit yang terasa secara langsung. Karena ketiadaan rasa sakit tersebut, banyak individu tidak menyadari bahwa infeksi ini berpotensi menetap di dalam tubuh dan berubah menjadi faktor risiko kanker tertentu. Organisasi WHO menyebutkan bahwa kondisi infeksi virus HPV risiko tinggi yang sifatnya menetap merupakan penyebab utama dari kanker serviks, di samping ikut dikaitkan dengan kasus kanker vulva, vagina, mulut dan tenggorokan, penis, serta anus.

Ketujuh, terpapar oleh polusi udara luar ruangan setiap hari. Masalah kontaminasi udara luar ruangan sering kali menjadi hal yang sulit untuk dihindari secara total, terutama bagi masyarakat yang bertempat tinggal atau beraktivitas di area kota-kota besar. Kendati demikian, dampak paparan polusi dalam jangka panjang tetap wajib untuk diwaspadai karena terbukti menjadi pemicu kanker paru-paru serta dikaitkan dengan kenaikan risiko penyakit kanker kandung kemih.

Rangkaian kebiasaan tersebut pada dasarnya tidak serta-merta langsung menyebabkan seseorang terjangkit penyakit kanker secara instan. Risiko kemunculan kanker umumnya terbentuk dari akumulasi berbagai macam faktor yang saling bertemu dalam jangka waktu yang panjang, sehingga langkah kecil yang diaplikasikan secara konsisten dinilai dapat membantu tubuh memiliki peluang yang lebih baik untuk tetap sehat dalam jangka panjang.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Honda Indako Bersama AHASS dan SMK Tri Karya Medan Gelar Service Praktik untuk Perkuat Vokasi Otomotif Sumatera Utara
  • Satgas PASTI Hentikan Ratusan Entitas Keuangan Ilegal dan Amankan Dana Korban Penipuan Rp638,9 Miliar
  • Pelatihan Literasi Keuangan Bank DBS dan UISU di Medan
  • KAI Sumut Siagakan 194 Masinis Demi Keselamatan Perjalanan Masa Libur Sekolah 2026
  • Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana Terkait Pemadaman Bergilir di Jawa dan Kerja Sama Pendidikan dengan Imperial College London
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com