Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

Demokrat Sumut ‘Rayu’ PDIP Dukung Bobby: Sudah Lah Gabung Aja

Oleh Redaksi 15
Rabu, 17 Juli 2024
Foto: Bobby Nasution

Wali Kota Medan, Bobby Nasution. (ANTARA FOTO/FransiscoCarollio)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution, telah memborong dukungan setidaknya dari enam partai politik untuk maju sebagai bakal calon gubernur di Pilgub Sumatera Utara (Sumut) pada Pilkada serentak 2024.

Demokrat Sumut pun ‘merayu’ PDIP agar turut bergabung dalam koalisi besar penyokong Wali Kota Medan tersebut di Pilgub Sumut 2024. Diketahui, PDIP belum membulatkan nama yang bakal diusung pada Pilgub Sumut 2024 ini.

Sorot Politik: Demokrat Sumut ‘Rayu’ PDIP Dukung Bobby: Sudah Lah Gabung Aja

Iklan Indako SeputarSumut

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, Yudha Johansyah, mengatakan peluang kemenangan Bobby Nasution cukup besar.

“Kita, kan, koalisi sudah diketahui juga dukungan ke Bobby Nasution saya rasa hampir semua partai. Saya rasa PKS sebentar lagi akan menyatakan dukungan. Kemarin sudah menyampaikan tapi ditarik kembali,” kata Yudha Johansyah kepada CNNIndonesia.com, Selasa (16/7/2024).

Oleh karena itu, Yudha mengajak DPD PDIP Sumut untuk bergabung dengan partai koalisi mendukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024.

Berita Terkait

Ketua DPRD Medan Apresiasi Kolaborasi Pemko dan PWPM Promosikan UMKM

Sinkronisasi Regulasi Menjadi Kunci Penting untuk Memperkuat Pelindungan Cagar Budaya di Indonesia

“Ini bukan harapan, hanya sekedar ajakan lah ke PDIP, sudah lah gabung aja ke kita. Enggak usah capek capek gabung aja sama kita,” kata dia.

Bobby adalah eks kader PDIP. PDIP pula yang menjadi kendaraan politiknya untuk menjadi Wali Kota Medan. Namun, perpecahan Bobby–terutama keluarga Jokowi–dengan PDIP terjadi saat Pilpres 2024.

Bobby kemudian keluar dari PDIP dan bergabung dengan Gerindra.

Sejauh ini enam partai politik yang sudah menyatakan bakal mendukung Bobby untuk Pilgub Sumut adalah Gerindra, Golkar, PAN, NasDem, Demokrat, dan PKB.

Tak hanya itu, PPP berpeluang juga akan bergabung dengan partai koalisi. Sebab PPP tengah menjajaki komunikasi dengan Bobby Nasution yang juga kader Partai Gerindra.

Peluang kemenangan Wali Kota Medan itu semakin besar. Bobby Nasution berpotensi bakal melawan kotak kosong di Pilgub Sumut.

Kandidat yang diprediksi menjadi lawan Bobby adalah mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

PDIP digadang-gadang memberikan dukungan kepada Edy Rahmayadi. Hanya saja belum ada sikap resmi dari partai tersebut karena masih menunggu keputusan DPP PDIP. Dengan begitu, Edy Rahmayadi belum mengantongi satupun dukungan partai politik.

Peluang Bobby vs kotak kosong
Menurut Yudha tak ada yang salah jika kandidat jagoan pihaknya melawan kotak kosong di Pilgub Sumut 2024.

Dia mengatakan itu bukanlah hal baru, dan juga tak mencederai demokrasi.

“Daripada kita ribut-ribut di Sumut baru juga selesai kontestasi pemilu. Lebih baik lawan kotak kosong lah. Kita yakin kandidat yang kita usung bung Bobby Nasution akan memenangkan pemilu. Jadi untuk apa habis habiskan energi melawan. Inikan versi kami,” ujarnya.

Yudha menyebutkan kandidat melawan kotak kosong di Pilkada juga merupakan proses demokrasi. Apalagi proses tersebut juga meminimalisir gesekan di masyarakat.

“Lawan kotak kosong kan proses demokrasi juga. Masyarakat boleh datang ke bilik suara untuk tidak memilih. Itu kan demokrasi juga. Beberapa pilkada sebelumnya juga banyak kotak kosong. Dan saya rasa di Sumut banyak juga kabupaten kota yang akan melawan kotak kosong,” paparnya.

Terpisah, Ketua DPW PAN Sumut Syah Afandin berharap semua partai politik terutama PDIP bisa melihat kepentingan yang lebih besar dalam rangka memajukan Sumatera Utara.

“PDIP punya pola pola sendiri, perhitungan sendiri tentu teman teman PDIP kita tak mau mencampuri. Tapi politik inikan cair. Kalau melihat langkahnya semakin bagus bukan tertutup kemungkinan bisa bergabung PDIP. Dalam politik sah-sah saja itu,” ungkapnya. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara ke-50 Tahun 2026
  • Netflix Resmi Rilis Serial Fiksi Ilmiah Human Vapor Hasil Kolaborasi Jepang dan Korea Selatan
  • Potensi Terapeutik Nikotin untuk Terapi Gangguan Saraf
  • Ketua DPRD Medan Apresiasi Kolaborasi Pemko dan PWPM Promosikan UMKM
  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com