Jakarta, SeputarSumut — Aktor Dennis To dipastikan akan kembali memerankan karakter legendaris dalam film terbaru berjudul Ip Man: Kung Fu Legacy. Kabar mengenai pengembangan spin-off teranyar dari waralaba seni bela diri ternama ini dilaporkan oleh Variety pada Kamis, 14 Mei 2026.
Kisah dalam film ini masih berada dalam koridor semesta Ip Man yang telah memiliki basis penggemar luas di seluruh dunia. Saat ini, All Rights Entertainment dilaporkan telah memulai proses presales atau pra-penjualan film tersebut di ajang Cannes Film Market.
Kilas Hiburan: Dennis To Kembali Perankan Master Wing Chun dalam Film Terbaru Ip Man Kung Fu Legacy
Sesuai jadwal yang telah disusun, tahapan produksi film rencananya akan mulai berjalan pada bulan Oktober mendatang. Pihak rumah produksi menargetkan proses penyelesaian hingga rilis secara internasional dapat dilakukan pada tahun 2027. Dennis To akan kembali membawakan peran sebagai master Wing Chun legendaris yang juga dikenal sebagai mentor dari Bruce Lee.
Kehadiran proyek terbaru ini menyusul kesuksesan yang diraih oleh film sebelumnya, Ip Man: Kung Fu Legend. Judul pendahulu tersebut mencatatkan penjualan yang luas sebelum akhirnya didistribusikan di wilayah Amerika Utara pada 14 Juli melalui Well Go USA.
Secara historis, waralaba Ip Man berakar dari seri film yang membesarkan nama Donnie Yen. Seiring berjalannya waktu, franchise ini tumbuh menjadi salah satu waralaba seni bela diri paling ikonik sepanjang abad ke-21.
Melalui deretan spin-off yang dibintangi oleh Dennis To, semesta ini mengembangkan identitas yang unik. Versi yang diperankan oleh To lebih menonjolkan penggambaran Ip Man pada usia yang lebih muda dengan pendekatan seni Wing Chun yang lebih tradisional.
Sebelum terlibat dalam proyek terbaru ini, Dennis To telah berulang kali dipercaya memerankan tokoh yang sama. Ia tercatat membintangi film The Legend Is Born: Ip Man, Ip Man: The Awakening, serta Ip Man: Kung Fu Master.
Urusan distribusi internasional untuk film ini akan kembali dikelola oleh All Rights Entertainment, perusahaan yang memiliki kantor pusat di Paris, Hong Kong, dan Los Angeles. Perusahaan ini sebelumnya juga menangani penjualan global untuk judul-judul dalam seri tersebut.
CEO All Rights Entertainment, Aymeric Contat Desfontaines, mengungkapkan rasa bangganya karena dapat terus mengembangkan semesta Ip Man bagi penonton di skala global. Menurutnya, waralaba ini memiliki daya tarik yang terus bergema secara internasional hingga saat ini.
“Kami bangga dapat terus memperluas semesta Ip Man untuk penonton global,” kata Aymeric Contat Desfontaines.
Ia juga menambahkan rasa antusiasnya terhadap peluncuran kembali proyek besar ini di ajang Cannes bersama dengan para mitra bisnisnya. Aymeric meyakini bahwa karakter serta kisah perjuangan sang master tetap dinantikan oleh pasar film dunia.(*/rri)


