Binjai, SeputarSumut – Warga Kota Binjai kembali dikejutkan dengan insiden kebakaran rumah yang terjadi di wilayahnya. Peristiwa nahas ini melanda sebuah kediaman di Jalan Danau Tempe, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, pada hari Sabtu, 22 November 2025, sekitar pukul 21.30 WIB.
Penyebab pasti dan kronologi lengkap dari musibah ini kini telah dikonfirmasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai. Sebelumnya, publik belum memiliki kepastian mengenai korban maupun pemicu api tersebut.
Kabar Daerah: Diduga Korsleting, Rumah di Binjai Timur Ludes
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sejumlah personel pemadam kebakaran dari BPBD berjuang keras untuk menguasai kobaran api yang dengan cepat melahap rumah tersebut.
Upaya petugas pemadam sempat terkendala oleh intensitas api yang besar, sehingga membutuhkan waktu dan pengerahan sumber daya yang maksimal untuk menjinakkan api.
Informasi awal mengenai kebakaran ini juga telah disampaikan kepada publik oleh salah satu petugas BPBD Kota Binjai, Rino Nugroho, melalui akun Facebook pribadinya, yang menyebutkan bahwa lokasi kejadian berada di sekitar KM 18 Binjai.
Kepala Pelaksana BPBD Pemko Binjai, Rudi Iskandar Baros, memberikan keterangan resmi pada hari Minggu (23/11/2025) terkait musibah yang menimpa rumah milik Tri Eka Wahyuni (38). Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan area dapur, tetapi dilaporkan juga membakar dua unit sepeda motor yang ada di dalam rumah.
Menurut penjelasan Rudi Iskandar, berdasarkan kesaksian pemilik rumah, sumber api pertama kali terlihat muncul dari area dapur.
”Penyebab sementara diduga kuat adalah karena adanya korsleting listrik. Saat kobaran api mulai membesar, warga setempat dengan sigap langsung menghubungi layanan Call Centre BPBD Kota Binjai untuk meminta bantuan,” jelasnya.
Menanggapi laporan darurat tersebut, Rudi Iskandar Baros segera bergerak menuju lokasi kejadian. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Regu Kesiapsiagaan A dikerahkan ke lokasi untuk memulai upaya pemadaman.
”Setelah melakukan penanganan api selama kurang lebih 40 menit, petugas kami berhasil memadamkan dan menguasai api sepenuhnya pada pukul 22.20 WIB,” tambahnya.
Beruntung, musibah ini dilaporkan tidak menelan korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan parah diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan saat ini masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.
Melihat kembali insiden ini, BPBD Kota Binjai kembali menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warga masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang berasal dari instalasi kelistrikan di rumah masing-masing.(*/mst)


