seputar-Medan | Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Provsu) mengapresiasi peluncuran Program Pengembangan SMK Pertanian Terpadu di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Program ini diinisiasi pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources bersama Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Info Medan: Disdik Provsu Apresiasi Pengembangan SMK Pertanian Terpadu di Tapsel
“Kedua sekolah yang beruntung tersebut adalah SMK Negeri 1 Batangtoru dan SMK Negeri 1 Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara,” ujar Kadisdik Provsu Ir Abdul Haris Lubis MSi melalui Kabid Pembinaan SMK Dr Suhendri MA pada Ekspose Hasil Pendampingan serta Hasil Teaching Factory (TEFA) Kegiatan SMKN 1 Batangtoru dan SMKN 1 Muara Batangtoru di Aula Amir Hamzah Disdik Provsu, di Medan, Jumat (08/03/2024).
Kegiatan Ekspose tersebut turut dihadiri Kepala BBPPMPV Dr Yusuf ST MT dan jajarannya, Community Development Manager PT Agincourt Resources R Rohani Simbolon dan jajarannya, perwakilan bidang SMA dan SMK Disdik Provsu, kepala sekolah di 2 SMK tersebut, dan undangan lainnya.
Suhendri berharap agar PT Agincourt Resources terus memberikan perhatiannya kepada sekolah-sekolah di sekitar perusahaannya. Tidak hanya tingkat SMK, tapi juga tingkat SMA yang banyak terdapat di Tapsel, khususnya di ring keberadaan PT Agincourt Resources.
“Sekecil apapun kontribusi yang dibuat oleh SMK, itu adalah demi kemajuan negara,” ujar Suhendri.
Sementara, Yusuf selaku Kepala BBPPMPV Pertanian Cianjur, Jawa Barat mengemukakan, kerja sama dengan PT Agincourt Resources ini merupakan tahun kedua untuk program pengembangan SMK pertanian.
Fokus pengembangan pada tahun ini adalah teaching factory dan peningkatan kompetensi guru produktif.
“Adapun jurusan yang dikerjasamakan dalam program ini adalah Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP), Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) serta Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
Sebelumnya, Rohani Simbolon mengatakan program pengembangan SMK Pertanian di Tapsel merupakan yang pertama se-Sumatera Utara.
Ia menekankan, pendidikan adalah kunci pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan penting bagi aspirasi masyarakat setempat.
“Dengan dukungan PT Agincourt Resources, pemerintah, dan keseriusan sekolah, program pengembangan SMK Pertanian dapat mencetak lulusan berkualitas tinggi di sektor pertanian yang dapat menjadi aset daerah. Kami yakin program ini akan membantu mempersiapkan SMK Pertanian Terpadu untuk menjadi sentra pendidikan dan pelatihan vokasi bidang pertanian, khususnya di Tapanuli Selatan,” tuturnya.
Rohani menyampaikan, program pengembangan SMK Pertanian merupakan wujud dukungan PT Agincourt Resources menyokong program pemerintah dalam mengembangkan pendidikan kejuruan yang selaras dengan kompetensi kebutuhan pengguna lulusan, yakni dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (Dudika). (RIL)


