Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Olahraga

Drama Voodoo: Nigeria Tuding Kongo Gunakan Praktik Klenik di Playoff Piala Dunia

Oleh Redaksi 15
Senin, 17 November 2025
Foto: Timnas Kongo (Dok. Istimewa)

Timnas Kongo (Dok. Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – ​Pelatih Nigeria, Eric Chelle, melontarkan tuduhan mengejutkan pasca kekalahan timnya dari Republik Demokratik Kongo dalam babak playoff Piala Dunia 2026 zona Afrika. Chelle secara terbuka menuding skuad Kongo menggunakan praktik voodoo, atau ‘maraboutage,’ untuk mengganggu fokus para pemain Super Eagles, khususnya selama drama adu penalti.

​Duel sengit ini digelar di Rabat, Maroko, pada Senin dini hari WIB (17/11/2025), dan berakhir dengan kejutan yang dramatis. Nigeria sebetulnya mampu membuka keunggulan cepat di menit ketiga melalui gol yang dicetak oleh Frank Onyeka. Sayangnya, Republik Demokratik Kongo berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-32 berkat aksi Meschak Elia. Kedudukan imbang 1-1 ini bertahan hingga berakhirnya babak tambahan waktu 2×15 menit.

Update Olahraga: Drama Voodoo: Nigeria Tuding Kongo Gunakan Praktik Klenik di Playoff Piala Dunia

Iklan Indako SeputarSumut

​Untuk menentukan tim mana yang berhak melaju, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti yang penuh tekanan. Kongo akhirnya berhasil memenangkan babak krusial tersebut dengan skor 4-3, setelah tiga dari enam penendang Nigeria gagal melaksanakan tugasnya. Sebagai penendang keenam bagi Kongo, Chancel Mbemba sukses menunaikan kewajibannya, sekaligus memastikan negaranya melangkah ke playoff antar benua yang dijadwalkan pada bulan Maret mendatang.

​Situasi tegang pasca-pertandingan berlanjut menjadi keributan di pinggir lapangan. Pelatih Nigeria, Eric Chelle, terlihat terlibat konfrontasi dengan beberapa staf tim lawan, termasuk Pelatih Kongo, Sebastien Desabre. Staf Nigeria harus turun tangan untuk memisahkan Chelle. Meskipun demikian, Desabre, dalam konferensi pers, berusaha meredam ketegangan dengan menyatakan bahwa keributan tersebut bukanlah masalah serius.

​Namun demikian, Chelle memberikan pernyataan yang kontras. Ia menuding Kongo menggunakan kekuatan spiritual. “Orang-orang Kongo melakukan maraboutage,” kata Chelle, sebagaimana dikutip oleh The Athletic. Maraboutage sendiri merupakan istilah yang kerap berkonotasi dengan praktik perdukunan atau sihir yang umum dikenal di kawasan Afrika Utara, lokasi di mana pertandingan tersebut diselenggarakan.

Berita Terkait

Kanada Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Afrika Selatan Melalui Gol Drama Injury Time

Kolombia Juara Grup K Piala Dunia 2026 Usai Tahan Imbang Portugal Tanpa Gol

​Tudingan Chelle diperkuat ketika ia kembali berbicara kepada media di mixed zone. Ia secara tegas mengklaim, “Saat adu penalti, para pemain Kongo melakukan voodoo.” Klaim kontroversial ini langsung dibantah oleh perwakilan Republik Demokratik Kongo ketika mereka diminta tanggapan oleh The Athletic.

​Kekalahan menyakitkan ini dipastikan membuat Nigeria gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Terakhir kali Super Eagles berpartisipasi adalah pada Piala Dunia 2018, di mana perjalanan mereka harus terhenti di fase grup.

​Sementara itu, Republik Demokratik Kongo kini memiliki peluang untuk kembali bersaing di Piala Dunia setelah absen panjang. Terakhir kali Kongo lolos adalah pada tahun 1974. Kala itu, tim mereka masih berkompetisi dengan menggunakan nama Zaire dan terhenti di fase grup.(*/dtk)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran
  • Dibuka Wamendagri, Rico Waas Dorong Rakernas APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com