Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

Edy Ingatkan TNI-Polri di Sumut: Jangan Rusak Demokrasi

Oleh Redaksi 15
Selasa, 24 September 2024
Foto: Bakal Calon Gubsu 2024 Edy Rahmayadi. Ist

Bakal Calon Gubsu 2024 Edy Rahmayadi. Ist

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Calon Gubernur petahana Sumatera Utara Edy Rahmayadi memberikan pesan tegas kepada jajaran TNI dan Polri menjelang Pilgub Sumut 2024. Edy mengingatkan agar aparat keamanan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan perundang-undangan selama proses pemilu berlangsung.

“Tolong dan mohon dengan segala hormat. Adik-adik saya TNI dan adik-adik rekan saya Polri. Jadilah pelindung dan pengawas dan pembina dalam demokrasi,” kata mantan Pangkostrad tersebut saat berpidato usai rapat pleno terbuka pengundian nomor urut Pilkada Sumut di Medan, Senin (23/9) malam.

Sorot Politik: Edy Ingatkan TNI-Polri di Sumut: Jangan Rusak Demokrasi

Iklan Indako SeputarSumut

Edy, yang berpasangan dengan Hasan Basri Sagala, menyatakan dirinya selama bertugas sebagai prajurit TNI selalu mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa aparat keamanan harus menjaga integritas dan tidak terlibat dalam hal-hal yang bisa merusak demokrasi.

“Para aparat, TNI dan Polisi. Saya pernah menjadi aparat. Saya tidak pernah melakukan hal-hal yang melanggar yang sudah diundang-undangan peraturan di Indonesia ini. Masing masing sudah diatur di dalam undang undang,” ujar mantan Pangkostrad itu.

Tak hanya kepada TNI-Polri, Edy juga menyampaikan pesan kepada Komisioner KPU dan Bawaslu Sumut. Ia meminta agar lembaga penyelenggara pemilu itu berlaku adil, demi terciptanya demokrasi yang sehat di Sumut.

Berita Terkait

Ketua DPRD Medan Apresiasi Kolaborasi Pemko dan PWPM Promosikan UMKM

Sinkronisasi Regulasi Menjadi Kunci Penting untuk Memperkuat Pelindungan Cagar Budaya di Indonesia

Menurutnya, keadilan dalam pemilu sangat penting untuk menghasilkan pemimpin yang baik dan dipercaya oleh masyarakat.

“Demokrasi ini di Sumatera Utara adalah milik rakyat Sumatera Utara. Bukan milik kami, apalagi milik dia. Demokrasi ini akan diwasiti oleh KPU. Saya mohon dengan segala hormat KPU dan Bawaslu berlakulah jadi wasit yang adil. Sehingga kami bisa menjalankan demokrasi ini dengan baik,” ujarnya.

Dalam Pilgub Sumut 2024, Edy Rahmayadi yang mendapat nomor urut 2 akan berhadapan dengan Bobby Nasution dan pasangannya, Surya, yang memperoleh nomor urut 1. Meski begitu, Edy menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan masyarakat Sumut.

“Kita serahkan kepada rakyat untuk memilih mana gubernur Sumut yang pantas kalau tidak Edy ya Bobby kalau tidak nomor 1, nomor 2. Ini yang bisa saya sampaikan,” ujarnya.

Edy juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi agar berjalan dengan lancar dan damai. Menurutnya, pemilu yang demokratis akan memberikan kesempatan bagi pemimpin untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas.

“Mari kita tegakkan demokrasi. Jangan ada yang main-main, mengganggu mengkhianati demokrasi ini. Yakinkan itu, tadi disinggung ada jalan yang belum selesai. Justru belum selesai itu kami akan kembali menjadi gubernur untuk menyelesaikan,” katanya.

Pesta demokrasi di Sumut kali ini diyakini akan menjadi pertarungan sengit antara dua kandidat kuat yang sama-sama memiliki basis pendukung besar. Edy Rahmayadi yang mencoba mempertahankan jabatannya, dan Bobby Nasution, menantu Presiden Jokowi, yang juga memiliki dukungan politik kuat. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada
  • Rangkaian Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai Hari Ini di Iran
  • Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian
  • Promo Diskon Tiket Kereta Api 20 Persen di Stan KAI Pekan Raya Sumatera Utara 2026
  • Argentina Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Tanjung Verde 3-2
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com