Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Olahraga

Edy Rahmayadi Batal Jual PSMS Medan

Didenda Rp 25 Juta gegara Ada Flare

Oleh Redaksi 15
Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Edy Rahmayadi saat acara launching pemain PSMS.

Edy Rahmayadi saat acara launching pemain PSMS.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan – Dirut PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) Arifuddin Maulana Basri mengungkapkan jika PSMS Medan batal dijual musim ini. Menantu mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi ini membuka peluang kerja sama untuk memajukan PSMS Medan.

“Kita tegaskan jika PSMS tidak untuk diperjualbelikan. Tapi kita tidak menutup kemungkinan membuka peluang bagi siapa pun untuk ikut membantu sama-sama memajukan klub ini,” kata Arifuddin Maulana Basri dalam keterangannya, Selasa (25/2/2025).

Update Olahraga: Edy Rahmayadi Batal Jual PSMS Medan

Iklan Indako SeputarSumut

Ari meminta maaf karena gagal membawa PSMS promosi ke Liga 1 musim depan. Dia berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat Kota Medan karena PSMS belum bisa kembali ke Liga 1. Namun, kami sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa yang telah diberikan selama ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ari menjelaskan jika mereka terus membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak. Mulai dari Wali Kota Medan hingga Gubsu.

Berita Terkait

Portugal Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia 2-1

M. Kiandra Ramadhipa Optimis Hadapi Putaran Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Jerez

“Saat ini kita terus membangun komunikasi baik ke Dispora Medan, Disporasu, dan rencana juga ke Wali Kota Medan serta Gubernur Sumut yang baru terpilih agar PSMS Medan bisa kembali diperhitungkan di kancah sepak bola nasional,” ungkapnya.

Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja alias King menyebutkan dibutuhkan Rp 12 miliar untuk mengarungi 1 musim di Liga 2. Sementara subsidi dari PT LIB selaku penyelenggara Liga hanya Rp 5 miliar.

“Untuk mengarungi kompetisi Liga 2 itu setidaknya butuh dana sekitar Rp 12 miliar. Sementara masukan sponsor dan subsidi PT LIB selaku penyelenggara kompetisi hanya sekitar Rp 5 miliar. Bayangkan setiap musim harus menyiapkan anggaran Rp7 miliar,” sebut King.

King membantah kabar jika sejumlah pemain PSMS Medan belum menerima gaji mereka. King memastikan gaji pemain sampai bulan Maret akan dibayarkan sesegera mungkin.

“Ini juga perlu diluruskan. Pemain dalam kontraknya sampai bulan Maret, dan itu kewajiban yang harus kita penuhi. Saat ini masih bulan Februari. Beri kami waktu untuk menyelesaikan kewajiban tersebut dengan cara apa pun. Lagian, kita tetap membayar walaupun mereka tidak bermain lagi karena kompetisi sudah berakhir,” jelasnya.

King juga menuturkan bahwa semua pemain asing PSMS Medan telah dipulangkan ke negara masing-masing. Sisa gaji mereka akan dibayarkan bulan depan.

“Pemain asing sudah pulang dan sisa gaji mereka akan kita selesaikan bulan depan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pembina PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) selaku pengelola PSMS Medan, Edy Rahmayadi, bersedia menjual klub kebanggaan anak Medan itu. PSMS Medan sendiri sudah dipastikan gagal promosi ke Liga 1 musim depan karena kalah bersaing di Grup 1 Liga 2 musim 2024/2025.

Direktur PT KMI Medan Arifuddin Maulana Basri mengatakan pihaknya terbuka terhadap kemungkinan perubahan kepemilikan, meski hingga saat ini belum ada keputusan resmi. Sudah ada beberapa calon pembeli tapi belum ada yang serius sejauh ini.

“Terkait polemik pindah tangan kepemilikan PSMS, kami sedang menunggu kabar dari calon pembeli. Yang tanya banyak, tapi belum tahu mana yang serius. Intinya, kami sudah ikhlas kalau ini harus berpindah kepemilikan,” kata Arifuddin Maulana Basri dalam keterangannya, Kamis (16/1).

Arifuddin menyebutkan jika Edy selaku pemilik saham mayoritas meminta 2 syarat kepada calon pembeli. Yakni PSMS tidak dibawa keluar Sumatera Utara (Sumut) dan nama baik PSMS dijaga.

Komunikasi antara PT KMI dengan calon pembeli juga diketahui sudah terjalin. Namun PT KMI tiba-tiba mengungkapkan jika PSMS batal dijual.

Didenda Rp 25 Juta

Sementara itu, Komite Disiplin (Komdis) PSSI menghukum PSMS Medan denda sebesar Rp 25 juta. Hukuman itu diberikan karena adanya flare di tribun yang dihidupkan penonton.

“Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare yang dilakukan oleh penonton PSMS Medan di Tribun timur,” demikian tertulis dalam hasil rapat Komdis PSSI yang dilihat di website resmi, Selasa (25/2/2025).

Akibat perbuatan penonton itu, PSMS didenda Rp 25 juta. Momen itu sendiri terjadi saat PSMS menjamu Persikota Tangerang dalam lanjutan Liga 2 musim 2024/2025. “Hukuman: denda Rp 25.000.000,” imbuhnya.

Laga keduanya berlangsung di Stadion Baharuddin Siregar, Deli Serdang, Sabtu (15/2). Laga itu dimenangkan PSMS dengan skor 3-1 atas Persikota.

Gelaran Liga 2 musim 2024/2025 bagi PSMS Medan telah usai. PSMS yang bermain di babak degradasi berhasil bertahan di Liga 2 musim depan.

Sedangkan Persikota Tangerang harus terdegradasi ke Liga 3 musim depan bersama Nusantara United FC. Sedangkan Sriwijaya FC membersamai PSMS bertahan di Liga 2 musim depan.

Berikut Klasemen Akhir Grup H Babak Play-off Degradasi Liga 2

1. PSMS Medan: 15 poin
2. Sriwijaya FC: 9 poin
3. Nusantara United FC: 7 poin
4. Persikota Tangerang: 4 poin

(detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com