Medan, SeputarSumut – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra, pada Rabu (05/11/2025) mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara (Sumut) pada Triwulan III-2025 mencapai 4,55 persen jika dibandingkan dengan Triwulan III tahun sebelumnya (y-on-y). Sementara itu, dibandingkan Triwulan sebelumnya (q-to-q), pertumbuhan tercatat sebesar 2,11 persen. Secara kumulatif hingga Triwulan III-2025 (c-to-c), ekonomi Sumut tumbuh 4,63 persen.
Asim Saputra menjelaskan bahwa capaian pertumbuhan ini didorong oleh sektor tertentu. “Dari sisi produksi year-on-year, kami mencatat Lapangan Usaha Real Estat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,69 persen. Ini menunjukkan geliat sektor properti yang cukup kuat dalam periode ini,” ungkapnya.
Berita Ekonomi: Ekonomi Sumut Triwulan III-2025 Tumbuh 4,55 Persen (y-on-y), Ini Pemicunya
Beliau juga menambahkan bahwa dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi pendorong utama. “Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,05 persen secara y-on-y. Ini adalah indikator bahwa permintaan global terhadap komoditas unggulan Sumatera Utara masih sangat tinggi,” kata Asim Saputra.
Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), perekonomian Sumatera Utara pada Triwulan III-2025 tercatat sebesar Rp 315,56 triliun atas dasar Harga Berlaku. Sedangkan Atas Dasar Harga Konstan 2010, PDRB mencapai Rp 168,17 triliun.
Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara Triwulan III-2025 terhadap Triwulan sebelumnya (q-to-q) yang sebesar 2,11 persen, juga disumbang oleh sektor produksi dan pengeluaran. Lapangan Usaha Real Estat tercatat sebagai penyumbang pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dengan angka 8,24 persen. Sementara Komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi dari sisi Pengeluaran, yaitu sebesar 5,94 persen.
Secara kumulatif hingga Triwulan III-2025 (c-to-c) yang tumbuh 4,63 persen, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan menjadi jawara dari sisi produksi dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 11,41 persen. Sementara di sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi masih dipegang oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa dengan angka 10,93 persen.
Asim Saputra juga menggarisbawahi peran Sumut dalam struktur ekonomi regional. “Secara spasial, Sumatera Utara adalah provinsi dengan kontribusi terbesar pada PDRB di Pulau Sumatera pada Triwulan III-2025, yaitu sebesar 23,58 persen,” jelasnya. Provinsi lain yang mendominasi adalah Riau sebesar 22,95 persen, Sumatera Selatan 13,85 persen, dan Lampung 10,13 persen. Sementara Provinsi Bengkulu memberikan kontribusi terendah, yaitu 2,07 persen.(Siong)

