Medan, SeputarSumut – Menyikapi situasi keamanan yang memanas akibat aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia, Pengurus Pusat Generasi Muda Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) mengeluarkan pernyataan sikap resmi. Mereka menyerukan agar seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan menahan diri dari tindakan anarkis.
Dalam siaran pers yang ditandatangani oleh Ketua GEMA INTI, Ketut Rendy Setiawan, dan Sekretaris, Erfan Sutono Nio, organisasi ini menyampaikan duka cita mendalam atas korban yang gugur dalam aksi unjuk rasa.
Info Medan: GEMA INTI Serukan Persatuan dan Tolak Aksi Anarkis di Tengah Gelombang Demonstrasi
”Kami turut berbelasungkawa mendalam atas gugurnya korban aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia,” demikian pernyataan tertulis GEMA INTI.
GEMA INTI juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk tetap bersatu dan tidak terpancing untuk melakukan aksi anarkis yang hanya akan merugikan semua pihak. Mereka mengimbau keluarga besar GEMA INTI agar tetap solid dan tenang, merapatkan barisan bersama elemen masyarakat dan pemerintah, serta menghindari penyebaran hoaks dan framing yang dapat memecah belah bangsa.
Pernyataan tersebut ditutup dengan mengutip kata-kata mendiang Gus Dur, “Kemanusiaan harus lebih tinggi daripada politik, karena tanpa kemanusiaan, politik hanya akan melahirkan kebencian,” serta seruan “Hidup Rakyat, Panjang Umur Perjuangan!”.(Siong)


