Jakarta, SeputarSumut — Peristiwa gempa bumi dengan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (24/7) sekira pukul 05.58 WIB.
Laporan resmi BMKG mengonfirmasi titik pusat getaran gempa berada pada kedalaman 27 kilometer.
Lintas Nasional: Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate dan Magnitudo 3,9 di Sumbawa
Adapun titik episenter gempa bumi tersebut berada di koordinat 0.75° LU ; 126,33° BT, atau persisnya berlokasi di laut pada jarak 115 kilometer barat daya Ternate, Maluku Utara.
Berdasarkan keluaran hasil pemodelan tsunami, guncangan gempa bumi tersebut dipastikan tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengungkapkan bahwa guncangan tektonik tersebut dipicu oleh adanya aktivitas subduksi.
“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi,” kata Wijayanto di Manado, Jumat.
Hasil kajian mekanisme sumber memperlihatkan pergerakan gempa bumi ini mengusung mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Mengacu pada estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), getaran gempa terdeteksi mencapai skala intensitas V MMI di area Pulau Batang Dua, Kota Ternate.
Wilayah Kayoa, Halmahera Selatan, Kota Ternate, serta Kota Tondano turut merasakan guncangan dengan skala IV MMI.
Skala intensitas III MMI dirasakan di Pulau Ternate, Kota Ternate, Kota Tidore, Kota Jailolo, hingga Kota Bitung.
Memasuki pukul 06.25 WIB, catatan pemantauan BMKG memperlihatkan belum adanya tanda-tanda munculnya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Pihak BMKG meminta warga untuk tetap tenang serta tidak memercayai isu yang tidak jelas kebenarannya, sekaligus menjauhi struktur bangunan yang retak atau rusak imbas guncangan.
Ia juga menekankan agar publik selalu memastikan rujukan informasi resmi hanya berasal dari BMKG melalui media komunikasi resmi yang sudah terverifikasi.
Pada hari yang sama, guncangan gempa bermagnitudo 3,9 turut melanda wilayah Sumbawa, NTB, pada kisaran pukul 06.53 WIB.
Lokasi episenter gempa tersebut berada pada koordinat 8,13 LS dan 117,79 BT, tepatnya berpusat di darat pada jarak 57 km Timur Laut Sumbawa, NTB, di kedalaman 19 km.
Efek getaran gempa tersebut turut dirasakan warga di Kabupaten Dompu dengan intensitas skala II MMI.(*/cnni)

