Jakarta, SeputarSumut – Borussia Monchengladbach sukses membawa pulang tiga poin krusial setelah menaklukkan markas Mainz 05 dalam lanjutan kompetisi Bundesliga, pada Sabtu (6/12) dini hari. Kemenangan tipis 1-0 ini diraih berkat kontribusi tak terduga berupa gol bunuh diri dari pemain tim tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi angin segar yang menyejukkan bagi skuad Gladbach, terutama setelah mereka harus menelan kekalahan pahit di pertandingan sebelumnya saat berhadapan dengan St. Pauli di ajang DFB Pokal.
Update Olahraga: Gol Bunuh Diri Bawa Gladbach Kalahkan Mainz 05
Saat ini, Gladbach menempati posisi ke-9 di klasemen sementara dengan perolehan 16 poin. Poin tersebut didapatkan dari empat kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan yang mereka derita dari total 13 pertandingan yang telah dimainkan.
Sepanjang pertandingan krusial tersebut, bek naturalisasi Timnas Indonesia, Kevin Diks, tampil penuh mengawal lini belakang timnya. Bermain dalam formasi tiga bek, Diks diposisikan sebagai bek tengah, berduet dengan Nico Elvedi dan Joe Scally, dan perannya sangat efektif dalam menahan serangan bertubi-tubi dari para penyerang Mainz.
Hasil gemilang dari solidnya lini pertahanan tersebut adalah keberhasilan kiper Gladbach, Nicolas Moritz, mencatatkan cleansheet di laga ini. Catatan ini sekaligus memperpanjang rekornya menjadi tiga pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan gol di kompetisi Bundesliga.
Sejak menit-menit awal pertandingan di Mewa Arena, Kevin Diks dan rekan-rekannya langsung melancarkan tekanan terhadap tim tuan rumah. Sebagai bukti awal, pada menit ke-15, pemain sayap Gladbach, Jens Castrop, hampir saja membuka skor, namun usahanya digagalkan oleh aksi heroik dari pemain bertahan Mainz yang mampu menghalau tendangannya.
Momen tendangan penjuru kemudian menyusul. Awalnya, Gladbach tampak berhasil memecah kebuntuan setelah sundulan Maxim Leitsch, yang mencoba menghalau bola, justru berbelok masuk ke gawangnya sendiri.
Namun, keputusan wasit menganulir gol tersebut setelah melakukan tinjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Wasit memutuskan bahwa sebelum bola masuk ke gawang Mainz, pemain Gladbach, Yannik Engelhardt, telah terlebih dahulu melakukan handsball.
Kedua tim gagal mencetak gol sehingga babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 0-0.
Anak-anak asuh pelatih Eugen Polanski tidak mengurangi intensitas serangan mereka pada paruh kedua pertandingan. Upaya keras ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58, saat Gladbach sukses mencetak satu-satunya gol kemenangan di laga tersebut.
Gol penentu itu berawal dari sebuah skema sepak pojok. Salah satu pemain Mainz berinisiatif menghalau bola dari sepak pojok tersebut, namun sialnya, bola malah membentur punggung Danny Da Costa, yang membuat arah bola berbalik dan masuk ke gawang sendiri.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 tetap bertahan tanpa ada tambahan gol tercipta. Raihan tiga poin ini memastikan posisi Gladbach tetap stabil di urutan ke-9 klasemen Bundesliga.(*/cnni)


