Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Harga Pangan Sumut Naik, Ini Penyebab Menurut Pengamat

Oleh Redaksi 15
Rabu, 19 November 2025
Foto: Ilustrasi komoditas cabai merah.(Istimewa)

Ilustrasi komoditas cabai merah.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut – ​Harga berbagai komoditas pangan di pasaran hari ini, Rabu (19/11/2025), dilaporkan mengalami peningkatan. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), terlihat bahwa harga cabai merah telah melonjak menjadi Rp53.000 per kilogram, dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp47.800 per kilogram.

​Kenaikan harga cabai merah tersebut utamanya diakibatkan oleh faktor penurunan pasokan (supply) dari luar wilayah Sumatera Utara, yang menjadi pemicu utama merangkaknya harga komoditas tersebut di pasar lokal saat ini.

Berita Ekonomi: Harga Pangan Sumut Naik, Ini Penyebab Menurut Pengamat

Iklan Indako SeputarSumut

​Selain itu, harga bawang merah juga mengalami tren kenaikan dalam sepekan terakhir. Mengacu pada PIHPS Kota Medan, harga bawang merah naik dari Rp31.000 menjadi Rp36.200 per kilogram. Pemicu kenaikan harga bawang merah ini adalah adanya gangguan dalam distribusi dari luar Sumut.

Meskipun secara umum pasokan bawang merah dianggap relatif aman, gangguan distribusi ini telah menyebabkan harga naik secara bertahap. Kenaikan juga didorong oleh pembentukan harga bawang merah yang diproduksi di Sumut, di mana harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

​Di samping bawang merah, kenaikan signifikan terlihat pada harga daging ayam yang kini mendekati Rp40.000 per kilogram. Mengacu pada PIHPS, harga daging ayam di salah satu pasar mencatat kenaikan sebesar Rp1.000 per kilogram. Secara rata-rata, harga daging ayam di Kota Medan ditransaksikan sebesar Rp37.200 per kilogram. Bahkan, untuk rata-rata seluruh wilayah Sumut, harganya berada di kisaran Rp39.700 per kilogram.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional

Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat

​Kenaikan harga daging ayam saat ini dipicu oleh dua faktor krusial. Faktor pertama adalah pasokan daging ayam yang memang tengah menurun, dan faktor kedua adalah kenaikan harga jagung yang sudah menyentuh Rp7.200 per kilogram. Kenaikan harga jagung ini secara fundamental akan mendorong peningkatan pada Harga Pokok Produksi (HPP) baik daging ayam maupun telur ayam.

​Termasuk juga komoditas bahan makanan lain yang menggunakan jagung sebagai bahan baku dalam proses produksinya. Selanjutnya, harga telur ayam di Kota Medan ditransaksikan sekitar Rp29.900 per kilogram berdasarkan PIHPS, atau sekitar Rp1.700 hingga Rp1.800 per butir. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, harga telur ayam saat ini berada dalam rentang harga Rp1.600 hingga Rp2.200 per butir.

​Bahkan, di beberapa lokasi, harga telur ayam dilaporkan sudah mencapai Rp2.300 per butirnya.

​Menurut Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat sejauh ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor persediaan serta kenaikan pada harga pokok produksinya.

​Gunawan Benjamin melalui pernyataannya pada memberikan pandangannya. “Untuk persediaan sendiri, saya pikir masih akan volatile dan berpeluang membaik nantinya,” kata Gunawan.

Ia menambahkan, terkait dengan masalah kenaikan harga pokok produksi, “diproyeksikan belum akan mereda hingga kuartal pertama tahun 2026.(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com