Medan, SeputarSumut – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) Sumut pada November 2025 mencapai 3,96 persen. Angka ini didukung oleh Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,42.
Dari seluruh wilayah, inflasi y-on-y tertinggi tercatat di Kota Gunungsitoli sebesar 5,17 persen (IHK 111,50), sementara inflasi terendah terjadi di Kabupaten Karo sebesar 2,34 persen (IHK 109,68).
Berita Ekonomi: Inflasi Sumut November 2025 Capai 3,96%
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut), Asim Saputra, menjelaskan bahwa kenaikan ini didominasi oleh pergerakan harga di beberapa kelompok pengeluaran utama.
“Inflasi y-on-y 3,96 persen ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks sebagian besar kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi disumbang oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang naik hingga 13,12 persen,” ujar Asim Saputra, Senin (01/12/2025).
Asim merincikan, kenaikan harga ini terjadi pada mayoritas kelompok pengeluaran, di antaranya:
Kelompok Pengeluaran Penyebab Inflasi
- Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau: naik 6,52 persen.
- Kelompok Pakaian dan Alas Kaki: naik 1,73 persen.
- Kelompok Kesehatan: naik 4,02 persen.
- Kelompok Transportasi: naik 2,27 persen.
- Kelompok Pendidikan: naik 2,82 persen.
- Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran: naik 2,15 persen.
- Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya: naik 13,12 persen (tertinggi).
Kelompok Pengeluaran Lainnya
- Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga: naik 0,68 persen.
- Kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan: naik 0,39 persen.
- Kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya: naik 1,72 persen.
Kelompok yang Mengalami Penurunan
Sementara itu, Asim menambahkan bahwa hanya satu kelompok yang mengalami penurunan indeks.
- Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga: turun sebesar 0,23 persen.
Selain data y-on-y, BPS Sumut juga mencatat tingkat deflasi month-to-month (m-to-m) pada November 2025 sebesar 0,42 persen, sedangkan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) tercatat sebesar 2,96 persen.(Siong)

