Jumat, Juli 17, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Iran Kecam Keras Serangan Militer Amerika Serikat Dekat Rumah Sakit

Oleh Redaksi 15
Jumat, 17 Juli 2026
Foto: Penyerangan yang diluncurkan oleh militer Amerika Serikat di area dekat instalasi kanker anak Rumah Sakit Spesialis Syahid Baghaei di Kota Ahvaz pada Kamis (16/7) memicu kecaman keras dari pihak pemerintah Iran.(@Nexo_Latino)

Penyerangan yang diluncurkan oleh militer Amerika Serikat di area dekat instalasi kanker anak Rumah Sakit Spesialis Syahid Baghaei di Kota Ahvaz pada Kamis (16/7) memicu kecaman keras dari pihak pemerintah Iran.(@Nexo_Latino)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Tindakan penyerangan yang diluncurkan oleh militer Amerika Serikat di area dekat instalasi kanker anak Rumah Sakit Spesialis Syahid Baghaei di Kota Ahvaz pada Kamis (16/7) memicu kecaman keras dari pihak pemerintah Iran. Aksi agresif di sekitar fasilitas medis publik tersebut dinilai telah mencederai prinsip kemanusiaan serta memicu situasi darurat di lokasi kejadian.

Esmaeil Baghaei selaku Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran memberikan pernyataan yang menyamakan dampak serangan udara tersebut dengan operasi militer brutal yang dijalankan oleh Israel terhadap deretan rumah sakit di kawasan Jalur Gaza, Palestina.

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Serangan biadab ini, yang mengingatkan kekejaman Israel terhadap fasilitas perawatan kesehatan, menyebabkan penderitaan dan kecemasan yang hebat pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit, dan memaksa evakuasi darurat,” kata Baghaei, dikutip Al Jazeera.

“Ini merupakan kejahatan perang pengecut terhadap manusia yang paling tidak berdosa, anak-anak yang dengan berani berjuang untuk hidup mereka,” imbuh dia.

Pernyataan senada turut diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi yang melabeli perbuatan Amerika Serikat tersebut sebagai wujud kejahatan perang serta mengutuk keras aksi penyerangan brutal yang terjadi.

Berita Terkait

Iran Serang Sejumlah Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah

Militer Iran Klaim Gempur Pangkalan Jet Tempur dan Armada Kelima AS

Menurut pemaparannya lebih lanjut, aksi penggempuran yang menyasar infrastruktur sipil tersebut secara nyata telah melanggar aturan di dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa sekaligus mencederai poin-poin dasar dari hukum internasional. Araghchi dalam kesempatan yang sama juga melemparkan sindiran tajam kepada deretan negara luar yang kerap melayangkan kecaman terhadap Iran saat pihaknya meluncurkan operasi militer balasan.

“Mereka yang tanpa henti mengkhotbahkan hak asasi manusia, tapi dengan sengaja menutup mata terhadap penargetan rumah sakit dan pusat kesehatan, telah kehilangan setiap sedikit kredibilitas moral,” ujar dia.

Pihak manajemen operasional dari Rumah Sakit Syahid Baghaei mengonfirmasi bahwa penyerangan tersebut memaksa manajemen mengambil langkah darurat untuk memindahkan sebanyak 211 orang pasien dari area gedung. Keterangan dari anggota staf internal lainnya memperjelas bahwa kelompok pasien yang terpaksa diungsikan tersebut merupakan para penderita yang membutuhkan penanganan penyakit khusus.

“Termasuk pasien kanker, yang dirawat di rumah sakit ini. Beberapa pasien [menggunakan] oksigen dan ventilator,” kata staf itu.

Rentetan aksi penyerangan terbaru ini dilaporkan kian memperparah tingkat kekhawatiran global bahwa eskalasi pertempuran dapat berujung tidak terkendali, sekaligus berpotensi besar menghambat jalannya proses penyelesaian lewat jalur negosiasi demi menghentikan konflik secara permanen.

Insiden berdarah ini terjadi di tengah momentum di mana pihak Amerika Serikat dan Iran sebenarnya telah menyepakati komitmen gencatan senjata serta menandatangani nota kesepahaman (MoU) resmi yang memuat klausul penghentian kontak senjata sepanjang masa perundingan dalam jangka waktu 60 hari.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • KAI Divre I Sumut Salurkan Bantuan TJSL Rp235,6 Juta Semester I 2026
  • Pertamina Sumbagut Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumatera Utara
  • Putri Kusuma Wardani Taklukkan Wang Zhi Yi di Japan Open 2026
  • Kecelakaan Beruntun Delapan Kendaraan di Sibolangit Renggut Empat Korban Jiwa
  • Iran Kecam Keras Serangan Militer Amerika Serikat Dekat Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com