Deli Serdang, SeputarSumut — Peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan bermotor terjadi di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Berdasarkan data pembaruan yang dirilis oleh pihak kepolisian, insiden maut ini menyebabkan empat orang dilaporkan meninggal dunia serta delapan orang lainnya menderita luka-luka akibat benturan keras.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan memaparkan bahwa para korban yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis secara cepat. Sebanyak enam orang pasien terpaksa dirujuk ke RSUP H Adam Malik, sedangkan dua orang korban lainnya menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sibolangit.
“Empat orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka dirujuk ke RS Adam Malik, dan dua orang dirawat di puskesmas,” kata Ferry, Jumat (17/7/2026).
Ferry menambahkan bahwa tabrakan karambol ini melibatkan sembilan armada kendaraan yang melintas di area tersebut. Kendaraan yang terlibat terdiri dari satu unit truk fuso yang ditengarai menjadi pemicu utama kecelakaan, dua unit truk jenis colt diesel, lima unit mobil minibus, serta satu unit sepeda motor.
Pihak berwenang mengidentifikasi bahwa truk fuso pembawa muatan galon air mineral tersebut dikemudikan oleh seorang pria bernama Ilham yang kini berusia 50 tahun. Otoritas kepolisian saat ini masih terus menggulirkan proses penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara guna memastikan pemicu utama di balik musibah lalu lintas tersebut.
“Saat ini supir diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.
Sebelumnya, penjelasan awal mengenai kronologi kejadian sempat dijabarkan oleh Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak yang turun langsung memantau proses evakuasi korban. Calvijn menyebutkan bahwa informasi awal yang diterima mencatat total korban sebanyak sembilan orang dengan rincian dua korban meninggal dunia, dua orang menderita luka berat, serta lima orang lainnya luka ringan.
“Semua korban sudah dievakuasi, sembilan-sembilannya. Jadi totalnya 9 korban, 2 meninggal dunia, 2 luka berat dan 5 luka ringan,” katanya di lokasi kejadian, Jumat (17/7/2026).
Menurut analisis awal yang dilakukan oleh tim penyidik di lapangan, insiden ini diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan fungsi pengereman pada armada truk fuso pembawa muatan galon tersebut. Kendaraan besar itu dilaporkan melaju dari arah Kabupaten Karo menuju ke Kota Medan sebelum akhirnya kehilangan kendali di jalur menurun.
“Dugaan awal bahwa sopir yang mengendarai truk berisi galon air mineral dari Karo menuju Medan mengalami rem blong,” katanya.
Pihak berwenang bergerak cepat dengan langsung mengamankan pengemudi truk nahas tersebut sesaat setelah kejadian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Terduga pelaku langsung dibawa menuju ke Markas Kepolisian Sektor Pancurbatu guna menjalani proses interogasi mendalam.
“Sopir yang mengendarai mobil galon minuman mineral itu sudah diamankan satu orang sedang kita introgasi,” ucap Calvin.
Berdasarkan laporan pandangan mata detikSumut di lokasi kejadian, sisa-sisa benturan keras tampak jelas di mana beberapa unit truk dalam kondisi terguling di tengah badan jalan, tepatnya di area depan tempat wisata Hillpark Sibolangit. Kondisi sejumlah kendaraan lainnya juga dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga hancur berantakan, sementara kerumunan warga sekitar terlihat memadati lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi.
Arus lalu lintas di jalur lintas utama tersebut dilaporkan mengalami kemacetan panjang akibat terhalang oleh badan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Guna mengurai kepadatan, sejumlah personel kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan jalan secara manual sembari menunggu alat berat mengevakuasi bangkai kendaraan.
Sebelum adanya pembaruan data korban dari pihak Polda Sumut, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Widodo sempat mengonfirmasi bahwa insiden kecelakaan lalu lintas ini diperkirakan terjadi pada pukul 09.45 WIB. Saat itu, laporan awal yang diterimanya menunjukkan adanya keterlibatan sekitar lima hingga enam unit kendaraan roda empat.
“Betul, tabrakan beruntun. Ada sekitar 5 sampai 6 mobil,” kata Widodo saat dikonfirmasi detikSumut.
Berikut merupakan daftar rincian identitas lengkap para korban dalam peristiwa kecelakaan maut di Jalan Jamin Ginting, Desa Suka Makmur tersebut:
Korban meninggal dunia:
1. Heppi Sitinjak (60), laki-laki, warga Sidikalang.
2. Dinaria Manik (60), perempuan, warga Sidikalang.
3. Samsir Sitinjak (30), laki-laki, warga Sidikalang.
4. Anton Simorangkir.
Korban luka yang dirawat di Puskesmas:
1. Siti Mawan (61), perempuan, warga Sidikalang.
2. Pebrianto Siburian (31), laki-laki, warga Sidikalang.
Korban luka yang dirujuk ke RSUP H Adam Malik:
1. Rafika Lince (41), perempuan, warga Desa Sugihen, Berastagi.
2. Harta Ulina (50), perempuan, warga Desa Sugihen, Berastagi.
3. Seventri Amandasari Manihuruk (27), perempuan, warga Dairi.
4. Five Sitinjak (11), laki-laki, warga Dairi.
5. Gabe Roida Sitinjak (18), perempuan, warga Dairi.
6. Rinto Sitinjak (23), laki-laki, warga Dairi.(*/dtk)

