Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Israel Siaga Tempur Jelang Serangan ke Iran

Oleh Redaksi 15
Kamis, 19 Februari 2026
Foto: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/AFP

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/AFP

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Tanda-tanda serangan gabungan bersama Amerika Serikat terhadap Iran yang diprediksi terjadi dalam hitungan hari membuat Israel dilaporkan memperkuat persiapan militer dan meningkatkan status siaganya.

Skeptisisme terhadap kemajuan perundingan nuklir AS-Iran membuat Tel Aviv terus mempercepat perencanaan operasional militernya dalam beberapa pekan terakhir, menurut keterangan dua sumber Israel yang salah satunya merupakan pejabat militer. Padahal di sisi lain, pihak Amerika Serikat mengeklaim bahwa negosiasi dengan Teheran justru membuahkan hasil positif.

Dunia Internasional: Israel Siaga Tempur Jelang Serangan ke Iran

Iklan Indako SeputarSumut

Meskipun Amerika Serikat sempat menunjukkan gelagat untuk menurunkan tensi terkait rencana penggempuran Teheran, sumber tersebut menekankan bahwa Israel tetap bersikeras mempersiapkan skenario serangan terhadap Iran.

Operasi militer yang sedang direncanakan ini diperkirakan akan jauh lebih besar melampaui perang 12 hari pada Juni lalu, saat AS menggempur sejumlah situs nuklir Iran, dengan catatan rencana tersebut disetujui oleh Presiden Donald Trump.

Serangan yang terkoordinasi secara matang antara Amerika Serikat dan Israel menjadi inti dari rencana operasi militer besar-besaran ini.

Berita Terkait

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

Sejumlah konsultasi keamanan khusus telah digelar oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan ini untuk menilai sejauh mana koordinasi dan kesiapan terkait rencana operasi militer terbaru yang menargetkan Iran.

“Kita jauh lebih dekat dibanding sebelumnya (ke arah serangan),” tegas mantan kepala intelijen militer Israel, Amos Yadlin, pada Rabu (18/2) sebagaimana dikutip dari CNN.

Pengarahan tertutup juga dilaporkan telah dilakukan oleh Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan parlemen Israel bersama kepala Komando Front Dalam Negeri militer Israel.

Boaz Bismuth selaku Ketua Komite memaparkan bahwa saat ini mereka sedang berada dalam hari-hari yang penuh tantangan menghadapi Iran, sehingga pemerintah dan publik harus bersiap menghadapi segala kemungkinan skenario konfrontasi.

Berdasarkan laporan Middle East Monitor (MEMO), Israel saat ini tengah berupaya mendapatkan “lampu hijau” dari Amerika Serikat agar bisa ikut serta melancarkan serangan terhadap sistem rudal balistik milik Iran.

Menurut Anadolu Agency, informasi tersebut diungkapkan oleh lembaga penyiar publik Israel, KAN, pada Rabu malam waktu setempat.

Skenario keterlibatan Israel dalam menggempur rudal balistik Iran mencuat seiring dengan meningkatnya perhatian luas terhadap kemungkinan Presiden Donald Trump memberikan perintah serangan dalam waktu dekat.

Penilaian lembaga keamanan Israel dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa probabilitas serangan Amerika Serikat terhadap Iran kini semakin meningkat.

Kondisi genting ini terjadi di saat putaran terbaru perundingan terkait program nuklir antara Washington dan Teheran sebenarnya masih terus berjalan.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com