Iklan PT Indako Trading Coy
Kamis, Juni 18, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
SS
SeputarSumut
Advertisement
Beranda Ragam

Jika V-Belt Bermasalah, Ini Tandanya

Oleh Redaksi 15
Rabu, 26 April 2023
Foto: Jika V-Belt Bermasalah, Ini Tandanya
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Kemudahan dalam mengendarainya menjadi salah satu kepopuleran motor matik yang banyak digemari berbagai kalangan masyarakat. Berbeda dengan motor jenis bebek pada umumnya, motor matik tidak menggunakan rantai sebagai pengantar sekaligus jembatan tenaga yang berasal dari mesin menuju roda belakang, namun menggunakan sabuk khusus yang dikenal dengan nama v-belt atau fanbelt.

Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan, untuk motor matik, biasanya banyak pengguna yang abai dan malas melakukan perawatan ataupun pengecekan pada kondisi v-belt tersebut karena posisinya yang tertutup atau tidak terlihat sama sekali dari luar. Dan jika v-belt tersebut sudah aus, maka akan dapat putus di tengah jalan, dan bakal menyusahkan penggunanya.

Pernik Ragam: Jika V-Belt Bermasalah, Ini Tandanya

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Kesempatan ini dimanfaatkan Honda untuk mebekali pengetahuan para pengguna skutik terkait informasi singkat seputar v-belt termasuk kapan waktu yang tepat untuk menggantinya.

Ada banyak tanda-tanda ketika v-belt tersebut sudah mulai bermasalah dan berisiko putus. Tanda pertama adalah munculnya suara berdecit pada bagian transmisi CVT-nya. Bunyi tersebut rata-rata akan terdengar saat motor matik baru akan berjalan. Tanda kedua adalah ada tarikan tersendat saat gas rendah menuju tinggi atau dari posisi mati ke posisi jalan. Tanda ketiga adalah performa dan kecepatan motor menurun drastis, padahal pada speedometer menunjukkan garis tinggi.

Setiap v-belt pada motor matik memiliki usia yang berbeda-beda. Dimana pembeda dari usia v-belt di setiap motor tersebut adalah pemakaian kendaraan yang lebih lama dan seringnya motor digunakan untuk mengangkut barang atau benda yang terlalu berat melebihi kapasitas maksimumnya. Selain itu, apabila motor matik yang bersangkutan sering digunakan untuk kebut-kebutan, maka hal tersebut juga menjadi salah satu faktor penyebab v-belt cepat aus.

Berita Terkait

Berbagai Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Penurunan Kadar Hormon Testosteron Pria Lebih Cepat

Cara Aman Menurunkan Kadar Gula Darah di Malam Hari untuk Menjaga Kualitas Tidur

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Tentu saja ketika v-belt putus maka motor akan kehilangan tenaga laju sama sekali karena tidak ada pengantar tenaga dan penghubung pulley bagian depan dengan belakang. Efek lain yang ditimbulkan ketika v-belt putus adalah dapat merembet pada komponen-komponen lain pada sistem transmisi CVT.

Seperti halnya rantai pada motor 2 atau 4 tak lawas, v-belt juga memiliki usia tersendiri. Seperti yang disebutkan di atas, usia dari v-belt beragam dan tidak sama antara satu motor matik dengan lainnya. Hal itu dikarenakan beberapa faktor. Namun sebagai standar rata-rata kapan harus mengganti v-belt adalah ketika motor matic tersebut sudah menempuh jarak 25 sampai 30 ribu kilometer atau sekitar 2 tahun lamanya.

Erwin Chandra menambahkan, ketika mengganti v-belt, maka disarankan untuk memakai produk buatan pabrik resminya daripada yang aftermarket karena kualitasnya tentu akan lebih baik. Selain tiu disarankan untuk melakukan pengecekan bersama ahlinya di bengkel resmi AHASS terdekat, sehingga kondisi v-belt dapat terjaga kualitasnya.(Siong)

Tags: Honda
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Truk Pengangkut Kayu Terbalik di Tikungan Jalan Lintas Medan–Lubuk Pakam Tanjung Morawa
  • Hattrick Lionel Messi Bawa Argentina Tekuk Aljazair 3-0 di Laga Perdana Grup J Piala Dunia 2026
  • Indosat Adobe dan Kemenekraf Kolaborasi Dorong Kreativitas Menjadi Peluang Ekonomi Lewat AI
  • Iran Ancam Serang Israel Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata dan Picu Frustrasi Donald Trump
  • KAI Divre I Sumut Gencarkan Sosialisasi Perlintasan Sebidang Jelang Libur Sekolah 2026
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.