Medan, SeputarSumut — Langkah preventif guna mendongkrak aspek keselamatan operasional kereta api menjelang tibanya masa libur sekolah tahun 2026 terus diintensifkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I SU) lewat pelaksanaan agenda sosialisasi di area perlintasan sebidang. KAI Divre I Sumut berkolaborasi dengan komunitas Railfans IPKA (Insan dan Pecinta Kereta Api) Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan edukasi keselamatan yang dipusatkan di lokasi JPL 03 Jalan Adam Malik dan JPL 02 Jalan Putri Hijau, Kota Medan, Rabu 17 Juni 2026.
Anwar Yuli Prastyo selaku Manager Humas Divre I Sumatera Utara mengonfirmasi bahwa pelaksanaan agenda sosialisasi tersebut ditujukan sebagai sebuah tindakan pencegahan demi memacu kepedulian warga masyarakat ketika berkendara melewati perlintasan sebidang, sekaligus menyokong kelancaran perjalanan kereta api selama berlangsungnya momen liburan sekolah.
Info Medan: KAI Divre I Sumut Gencarkan Sosialisasi Perlintasan Sebidang Jelang Libur Sekolah 2026
“Pada masa libur sekolah biasanya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat menggunakan kereta api. Karena itu, kami terus mengingatkan pengguna jalan agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi rambu-rambu keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang,” ujar Anwar.
Tercatat sepanjang periode bulan Januari hingga Juni tahun 2026 ini, pihak KAI Divre I Sumut telah merealisasikan sebanyak 65 agenda sosialisasi keselamatan di titik perlintasan sebidang yang jalannya tersebar pada 13 wilayah kota dan kabupaten di area Sumatera Utara. Di samping itu, manajemen KAI juga telah melangsungkan aksi penertiban kepada 69 perlintasan sebidang berstatus tidak dijaga, baik melalui metode penutupan jalur secara total maupun penyempitan akses jalan demi mengoptimalkan keselamatan para pengguna jalan serta perjalanan kereta api itu sendiri.
Bila menilik dari total keseluruhan 69 titik perlintasan yang sudah ditertibkan itu, sejumlah 39 perlintasan di antaranya berstatus sebagai bagian dari pengerjaan Program Nasional Penutupan 172 Perlintasan Sebidang. Sementara untuk proses penertiban pada 30 titik perlintasan sisanya merupakan bentuk inisiatif mandiri dari internal KAI Divre I Sumut demi memproteksi keamanan operasional kereta api di lingkungan wilayah kerjanya.
”Upaya peningkatan keselamatan memerlukan dukungan seluruh pihak karena keselamatan di perlintasan sebidang juga membutuhkan kedisiplinan pengguna jalan dalam mematuhi aturan yang berlaku,” tambahnya.
Manajemen KAI Divre I Sumut juga telah menyiapkan alokasi tempat duduk dengan kapasitas mencapai 128.784 kursi untuk menampung pergerakan penumpang pada masa angkutan libur sekolah yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 Juni sampai dengan 5 Juli 2026. Dari total daya tampung tersebut, sejumlah 4.240 kursi di antaranya dialokasikan untuk operasional KA Sribilah Fakultatif yang kini memperoleh program potongan harga tiket sebesar 30 persen, yang bersumber dari stimulus ekonomi bentukan pemerintah lewat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Sampai dengan hari Rabu (17/6), tercatat sudah ada sebanyak 27.984 lembar tiket perjalanan yang resmi terjual ke masyarakat. Angka penjualan tiket tersebut diproyeksikan bakal terus merangkak naik mengingat untuk pemesanan tiket perjalanan kereta api jenis KA Datuk Belambangan serta KA Siantar Ekspres baru mulai dibuka untuk dilayani para calon penumpang pada masa H-7 sebelum jadwal keberangkatan kereta.
“Melalui sosialisasi yang berkelanjutan dan penertiban perlintasan sebidang, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan libur sekolah dengan aman, nyaman, dan berkesan,” tutup Anwar.(Siong)

