Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Jokowi Bagikan Bansos Beras di Palas, Janjikan April-Juni Dapat Lagi

Oleh Redaksi 15
Jumat, 15 Maret 2024
Foto: Bansos Beras

Presiden Joko Widodo menyerahkan bansos beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog GDT Huta Lombang, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (15/3/2024). (Foto: BPMI Setpres)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Palas |Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada keluarga penerima  manfaat (KPM) di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara,

Penyerahan bantuan pangan atau bansos beras tersebut dipusatkan di Gudang Bulog GDT (Gudang Daerah Tertinggal) Huta Lombang, Palas, Jumat (15/3/2024).

Berita Ekonomi: Jokowi Bagikan Bansos Beras di Palas, Janjikan April-Juni Dapat Lagi

Iklan Indako SeputarSumut

Menurut Jokowi, program ini salah satu langkah pemerintah menjaga stabilitas pangan. Ia menjanjikan program ini akan berlanjut hingga bulan Juni 2024.

“Udah dimulai Januari, dapat 10 Kg, Februari 10 Kg, Maret 10 Kg dan dilanjutkan April dapat lagi, Mei dapet lagi, Juni dapet lagi,” katanya.

Menurut Presiden RI Joko Widodo, perubahan iklim menjadi salah satu penyebab meningkatnya harga beras dunia. Bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional

Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat

“Beras ini diberikan kepada bapak ibu karena harga beras sedang naik, bukan hanya di lndonesia tetapi seluruh dunia, karena ada perubahan iklim, ada yang panen gagal, hujan terlalu deras, kering terlalu panjang, banyak negara yang sama dengan kita yang gagal panen,” terang Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut memastikan masyarakat yang hadir telah menerima bantuan pangan yang diberikan pemerintah. Presiden mengatakan, bantuan tersebut akan dilanjutkan apabila Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencukupi.

“Nanti kalau APBN kita lihat ada ruang untuk anggaran ini akan dilanjutkan. Tapi janji dari pemerintah sampai bulan Juni dulu,” ucap Presiden.

Pemprov Sumut Komitmen
Sementara itu Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Hassanudin memastikan pihaknya berkomitmen kuat untuk tetap menjaga ketahanan pangan di Sumut. Terutama menjelang hari-hari besar dan juga kondisi-kondisi tertentu.

Saat ini harga bahan pangan terutama beras cukup fluktuatif di Sumut. Berdasarkan data Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Mineral per 4 Maret 2024, rata-rata harga beras di Sumut Rp14.204 /Kg.

“Kita terus pantau harga-harga pangan seperti beras, cabai, daging, telur dan lainnya, apalagi saat ini bulan Ramadan dan memang harga pangan dunia agak fluktuatif, tetapi kita berkomitmen untuk jaga stabilitas dan ketersediannya,” kata Hassanudin usai mendampingi Presiden Jokowi menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah di GDT Hutalombang, Palas.

Menurut Hassanudin, salah satu penyebab fluktuatifnya harga bahan pangan di Sumut, terkait distribusi. Ditambah memang meningkatnya harga pangan secara global karena perubahan cuaca.

“Akan ada tekanan dari Januari hingga April, seperti kata Bapak Presiden harga bahan global sedang naik, ditambah saat ini sedang Ramadan dan kita akan berupaya menekan kenaikan dengan memangkas rantai distribusinya, ” kata Hassanudin.

Turut mendampingi Jokowi pada penyaluran bantuan pangan beras ini Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo. Hadir juga Pj Bupati Palas Edy Junaedi, serta jajaran OPD Pemprov Sumut. (red)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com