Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Juli 2024, Sumut Deflasi 0,82%

Oleh Redaksi 15
Jumat, 2 Agustus 2024
Foto: Kepala BPS Sumut, Asim Saputra.(seputarsumut/Asiong)

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra.(seputarsumut/Asiong)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami deflasi yang cukup dalam yakni sebesar 0,82% di Juli 2024. Turunnya harga komoditas pangan terutama cabai merah dan bawang merah menjadi pemicu utama.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra mengatakan, secara berturut-turut, Sumut mengalami deflasi selama dua bulan terakhir ini.

Berita Ekonomi: Juli 2024, Sumut Deflasi 0,82%

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan deflasi m-to-m pada Juli 2024, antara lain: cabai merah, bawang merah, tomat, daging ayam ras, ikan tongkol, ikan kembung, ikan lele, cabai hijau, kacang panjang, kol putih, telur ayam ras, ketimun, udang basah, sawi hijau, sawi putih/pecay/pitsai, terong, brokoli, jengkol, ikan asin teri, jeruk, dan labu siam/jipang.

Deflasi tersebut, mendorong inflasi tahunan atau year on year (yoy) terkoreksi cukup besar, hingga menempatkan inflasi yoy Sumut untuk pertama kali berada dibawah rata-rata inflasi nasional.

“Inflasi yoy Sumut sebesar 2,06% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,87. Sementara inflasi yoy nasional tercatat sebesar 2,13%,” ujarnya, Kamis (1/8/2024).

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun

KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Dari 8 kota/kabupaten IHK di Sumut, inflasi yoy tertinggi terjadi di Kota Padangsidimpuan sebesar 2,80% dan terendah terjadi di Kabupaten Labuhanbatu sebesar 1,22%. Sementara untuk Kota Medan inflasi yoy sebesar 2,39%, Gunungsitoli inflasi 1,86%, Pematangsiantar inflasi 2,37%, Sibolga inflasi 2,70%.

“Kemudian untuk Kabupaten Karo inflasi yoy tercatat sebesar 2,26%, dan Kabupaten Deliserdang inflasi yoy sebesar 1,37%,” kata Asim.

Jika dilihat lebih rinci lanjut Asim, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks sebagian besar kelompok pengeluaran. Yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,63%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,44%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,46%.

Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,75%, kelompok kesehatan sebesar 1,47%, kelompok transportasi sebesar 0,43%; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,87%.

Kelompok pendidikan sebesar 1,64%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,24%, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,91%.

“Sementara kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan deflasi sebesar 0,08%,” tambah Asim yang baru sebulan menjabat Kepala BPS Sumut ini.

Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada Juli 2024, antara lain: beras, cabai merah, emas perhiasan, Sigaret Kretek Mesin (SKM), gula pasir, bawang
merah, cabai rawit, kentang, minyak goreng, akademi/Perguruan Tinggi, cabai hijau, sewa rumah, ikan nila, Sigaret Kretek Tangan (SKT), jengkol, kopi bubuk, Sigaret Putih Mesin (SPM), upah asisten rumah tangga, bensin, dan mie.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: tomat, daging ayam ras, udang basah, ikan dencis, ikan tongkol/ambu-ambu, ikan kembung/gembung, pir, ikan asin teri, sawi putih/pecay/ pitsai, tembakau, cumi-cumi, sawi hijau, bawang putih, ketimun, daging sapi, kacang panjang, angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, hand body lotion, dan pepaya.(Siong)

Tags: BPS Sumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun
  • Film Colony Karya Sutradara Yeon Sang-ho Resmi Tayang di Bioskop Indonesia Mulai Juni 2026
  • Studi BMC Public Health Ungkap Posisi Tubuh Saat Buang Air Besar Lebih Pengaruhi Kesehatan Dibanding Jenis Toilet
  • Kebakaran Hanguskan 30 Rumah Warga di Tanah Tinggi Jakarta Pusat pada Kamis Dini Hari
  • KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.