Medan, SeputarSumut — Petugas Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara menemui Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya di ruang kerjanya yang berlokasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan pada Rabu (17/6/2026). Kedatangan tim BPS tersebut dilaksanakan dalam rangka konfirmasi sekaligus pemutakhiran data ekonomi dan keluarga, yang mana momen ini juga menandai dimulainya pencanangan sensus serentak di wilayah Sumatera Utara.
Surya bersikap kooperatif dengan menjawab satu per satu seluruh pertanyaan yang diajukan oleh petugas sensus dalam pertemuan itu. Wakil Gubernur Sumatera Utara tersebut turut memberikan apresiasi tinggi terhadap totalitas dan dedikasi para petugas BPS yang bersedia terjun secara langsung ke lapangan guna mengumpulkan data.
Berita Ekonomi: Wagub Sumut Surya Terima Petugas BPS untuk Konfirmasi Data Sensus Ekonomi dan Keluarga 2026
“Kami berterima kasih kepada petugas sensus yang sudah berkenan hadir di sini. Jika diperlukan untuk memperbarui atau melengkapi data lebih lanjut, kami juga mempersilahkan petugas untuk datang meninjau langsung ke kediaman,” ujar Surya.
Dipaparkan oleh Surya bahwa agenda pengumpulan data ini merupakan komponen dari pencanangan sensus keluarga serta ekonomi, yang pengerjaannya sengaja diawali dari jajaran pimpinan daerah terlebih dahulu sebelum nantinya digulirkan secara serentak menyasar seluruh lapisan warga masyarakat di Sumatera Utara.
Pada kesempatan yang sama, Asim Saputra selaku Kepala BPS Sumut memberikan penjelasan terperinci mengenai kunjungan kerja tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari kewajiban resmi instansi BPS guna memverifikasi sekaligus melakukan pembaruan data bidang ekonomi dan keluarga milik para pejabat pimpinan daerah.
“Tujuan kami adalah mengonfirmasi beberapa data mengenai ekonomi dan keluarga. Sifatnya adalah konfirmasi dan pembaruan (update) dari data yang sebagian besarnya sebenarnya sudah ada pada kami,” kata Asim.
Asim menjabarkan bahwa pelaksanaan sensus keluarga pada periode tahun ini dilangsungkan secara bersamaan dengan agenda sensus ekonomi yang diadakan secara berkala setiap sepuluh tahun sekali. Melalui peranti kegiatan ini, pihak BPS bakal melakukan pemetaan terhadap klasifikasi keluarga secara lebih mendalam dan detail, sekaligus memperbarui bermacam variabel ekonomi dari masyarakat.
“Pada sensus ini, kelompok keluarga akan diklasifikasikan hingga 40 kelompok. Sementara untuk sensus ekonomi, kami akan memastikan kembali variabel-variabelnya. Petugas kami saat ini sudah bergerak di lapangan, dan pelaksanaan sensus ini akan terus berlangsung hingga bulan Agustus 2026 mendatang,” katanya.(*/redaksi)

