Iklan PT Indako Trading Coy
Rabu, Juni 17, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
SS
SeputarSumut
Advertisement
Beranda Nasional

Dampak Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah Sebabkan 109 Jiwa Terdampak dan Kerusakan Infrastruktur

Oleh Redaksi 15
Rabu, 17 Juni 2026
Foto: Bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). (Foto:BPBD Kabupaten Parigi Moutong)

Bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). (Foto:BPBD Kabupaten Parigi Moutong)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Dampak dari guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) pukul 11.27 WITA dilaporkan telah mengenai sedikitnya 45 Kepala Keluarga (KK) atau 109 jiwa. Berdasarkan rilis resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejumlah warga juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

“Data sementara menunjukkan sedikitnya 45 kepala keluarga (KK) atau 109 jiwa terdampak. Selain itu, sebanyak 24 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melalui keterangan tertulis, Selasa (16/6) malam.

Lintas Nasional: Dampak Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah Sebabkan 109 Jiwa Terdampak dan Kerusakan Infrastruktur

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

“Seluruh data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui oleh petugas di lapangan,” sambungnya.

Wilayah Kabupaten Sigi menempati posisi teratas sebagai daerah dengan sebaran warga terdampak paling banyak, yakni mencapai 24 KK atau 69 jiwa. Kondisi di wilayah tersebut juga mencatat adanya 21 warga yang menderita luka ringan serta delapan warga yang mengalami luka berat.

Pada area lainnya, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memberikan laporan mengenai adanya sekitar 21 KK atau 40 jiwa yang ikut terdampak guncangan.

Berita Terkait

BPBD Sulawesi Tengah Catat 42 Gempa Susulan Pasca-Gempa Magnitudo 6,7 di Parigi Moutong

Satgas PRR Pascabencana Sumatera Perkuat Langkah Mitigasi di Wilayah Rawan Aceh hingga Sumbar

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Sementara untuk wilayah Kota Palu, terdapat laporan mengenai dua warga yang mengalami luka ringan. Adapun bagi wilayah Kabupaten Poso, tercatat satu orang warga mengalami luka dan saat ini proses pendataan lebih lanjut masih terus berjalan.

“Selain menimbulkan korban dan warga terdampak, gempa juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta berbagai fasilitas dan infrastruktur di sejumlah wilayah,” kata Abdul.

Daftar sebaran wilayah yang terdampak oleh aktivitas tektonik ini meliputi area Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, serta Kabupaten Poso.

Untuk rincian di Kabupaten Parigi Moutong, titik-titik lokasi yang terdampak di antaranya adalah Desa Tolai yang berada di Kecamatan Torue serta Desa Boyan Tongo di wilayah Kecamatan Parigi Selatan. Di sisi lain, dampak kerusakan untuk area Kabupaten Poso dilaporkan terjadi pada kawasan Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Abdul mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat ada minimal 64 unit rumah yang terdampak, termasuk di dalamnya empat unit rumah dengan kategori rusak ringan.

Efek kerusakan juga menyasar pada empat titik fasilitas ibadah, empat unit fasilitas umum, dua bentang jembatan, dua unit gedung perkantoran, satu buah tempat usaha, serta amblasnya satu ruas jalan provinsi yang menjadi jalur penghubung antara Palu-Sigi-Poso.

“Kerusakan tersebut tersebar di beberapa wilayah dengan tingkat dampak yang berbeda-beda,” imbuhnya.

Jika melihat rincian di Kabupaten Sigi, terdapat sekitar 44 unit rumah terdampak, satu unit rumah rusak ringan, empat fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran terdampak, satu bangunan terdampak, serta satu unit jembatan yang mengalami kerusakan.

Di wilayah Kabupaten Poso, tercatat ada lima unit rumah terdampak, tiga unit rumah rusak ringan, serta satu jalur jalan provinsi yang mengalami kerusakan. Sementara itu, pihak Kabupaten Parigi Moutong mengompilasi data berupa adanya sekitar 15 unit rumah warga yang terdampak.

Untuk wilayah Kota Palu, dampak kerusakan dilaporkan menimpa struktur Jembatan III yang memperlihatkan adanya keretakan, satu tempat usaha terdampak, satu fasilitas umum terdampak, serta satu bangunan hotel yang mengalami kerusakan dan kini statusnya masih dalam proses pendataan mendalam.

Adapun proses pengumpulan data terkait dampak kebencanaan untuk wilayah Kabupaten Donggala sampai saat ini masih terus diupayakan oleh jajaran petugas di lapangan.

“Di tengah proses pendataan dan penanganan dampak, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi di sekitar wilayah terdampak,” tutur Abdul.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh pihak BMKG, aktivitas gempa susulan atau aftershock di sekitar area pusat gempa utama telah terjadi sebanyak 55 kali hingga pukul 14.00 WIB.

Seluruh jumlah beserta karakteristik dari gempa susulan tersebut akan terus diperbarui sejalan dengan hasil observasi berkala dari pihak BMKG.

Guna merespons situasi darurat ini, jajaran pemerintah daerah berkoordinasi dengan BPBD beserta instansi terkait untuk segera melangsungkan bermacam langkah penanganan penyelematan masyarakat sekaligus mempercepat proses kalkulasi dampak kerusakan.

Sebagai bentuk tindakan preventif di lapangan, seluruh pasien yang berada di Rumah Sakit (RS) Anutapura Kota Palu sempat dievakuasi menuju ke area terbuka yang lebih aman.

Pihak Pemerintah Kota Palu bersama dengan BPBD dan tim ahli terkait juga langsung terjun untuk melakukan inspeksi langsung ke beberapa fasilitas jembatan yang dikabarkan mengalami retak struktur.

Saat ini, beberapa unit tenda darurat sudah didirikan sebagai bentuk kesiapsiagaan, sementara para pasien secara bertahap mulai dipindahkan kembali ke dalam ruangan perawatan mereka. Sampai dengan saat ini, pihak Pemerintah Kota Palu mengonfirmasi belum menetapkan status keadaan darurat untuk wilayahnya.

Pada wilayah Kabupaten Poso, warga setempat bersama dengan aparat kepolisian bahu-membahu melaksanakan aksi pembersihan puing-puing dari sisa bangunan yang runtuh akibat gempa.

Personel BPBD dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong yang tergabung bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) terus mengupayakan kaji cepat serta verifikasi data di seluruh zona terdampak.

Langkah koordinasi aktif dengan pihak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait terus dijaga demi mempercepat laju penanganan sekaligus pemenuhan segala bentuk logistik masyarakat.

Seiring berjalannya waktu penanganan di lokasi bencana, bermacam bentuk kebutuhan yang bersifat mendesak mulai terpetakan di beberapa area terdampak.

Bentuk kebutuhan logistik darurat yang mendesak untuk segera disalurkan ke daerah bencana di antaranya adalah paket logistik penanggulangan bencana, lembaran terpal guna menutup bangunan-bangunan yang rusak, hingga pengerjaan instalasi tenda darurat di area halaman RSUD Kabupaten Poso.

“Hingga saat ini, proses kaji cepat dan pendataan masih berlangsung sehingga jumlah korban maupun kerusakan berpotensi mengalami perubahan sesuai perkembangan di lapangan,” ucap Abdul.

Pihak BNPB mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah memercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.

Seluruh warga di area terdampak diharapkan untuk tetap memantau saluran informasi resmi milik BMKG, BNPB, BPBD, serta pemerintah daerah setempat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan diri terhadap potensi munculnya gempa susulan.

Masyarakat juga diminta untuk menjauhi bangunan-bangunan yang telah mengalami kerusakan fisik sampai adanya pernyataan aman dari pihak petugas yang berwenang.

“BNPB terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan situasi secara berkala seiring dengan berlangsungnya proses pendataan dan penanganan di lapangan,” ucap Abdul.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Iran Ancam Serang Israel Akibat Pelanggaran Gencatan Senjata dan Picu Frustrasi Donald Trump
  • KAI Divre I Sumut Gencarkan Sosialisasi Perlintasan Sebidang Jelang Libur Sekolah 2026
  • Wagub Sumut Surya Terima Petugas BPS untuk Konfirmasi Data Sensus Ekonomi dan Keluarga 2026
  • Dampak Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah Sebabkan 109 Jiwa Terdampak dan Kerusakan Infrastruktur
  • Kompetisi Safety Riding Honda Sumut 2026 Lahirkan Duta Keselamatan Berkendara untuk Ajang Nasional
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.