Medan, SeputarSumut — Sebanyak 31 unit lokomotif dan 73 sarana kereta telah disiagakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI DIvre I Sumut) untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah strategis ini didukung dengan serangkaian program perawatan intensif serta inspeksi keselamatan yang telah dilakukan secara bertahap sejak memasuki bulan Ramadan.
Anwar Yuli Prastyo selaku Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh armada siap beroperasi di tengah lonjakan mobilitas warga pada arus mudik dan balik.
Berita Ekonomi: KAI Divre I Sumut Siapkan 31 Lokomotif Lebaran
Proses pemeliharaan teknis terlihat berlangsung pada Selasa (24/2) di Dipo Lokomotif Medan, di mana personel teknis sedang melakukan perawatan triwulanan (P3) pada lokomotif seri CC2010404 dan BB3038404. Berbagai aspek vital diperiksa secara mendalam, mulai dari rangka bawah, sistem alat perangkai, pembersihan ruang baterai, kelistrikan, mekanisme pengereman, hingga pengecekan fungsi suling lokomotif.
“Seluruh sarana di lingkungan KAI Divre I Sumatera Utara dipastikan telah melewati prosedur perawatan standar sebelum periode Angkutan Lebaran tiba, sehingga keandalan perjalanan tetap terjaga dan risiko gangguan teknis dapat ditekan seminimal mungkin,” jelas Anwar.
Rincian dari 31 lokomotif yang dikerahkan mencakup 11 unit lokomotif jenis diesel hidrolik, yang secara khusus difungsikan untuk mengoptimalkan proses langsir serta memberikan fleksibilitas operasional di berbagai stasiun di wilayah Sumatera Utara.
Tak hanya mesin penggerak, KAI Divre I Sumatera Utara juga menyiapkan 73 unit kereta penumpang, termasuk di dalamnya 14 unit kereta pembangkit yang terintegrasi dengan kereta makan maupun unit mandiri. Seluruh rangkaian tersebut kini dalam status siap operasi demi memberikan kenyamanan maksimal bagi para penumpang sepanjang perjalanan.
Menurut penjelasan Anwar, pola pemeliharaan dilakukan secara sistematis dan berjenjang, meliputi perawatan rutin bulanan (P1), triwulanan (P3), semesteran (P6), hingga tahunan (P12) di fasilitas masing-masing. Fokus perawatan lokomotif berada di Dipo Lokomotif Medan, sementara perbaikan sarana kereta dilakukan di Dipo Kereta Pulubrayan.
Untuk menjaga performa jangka panjang, kegiatan pemeliharaan preventif dalam skala yang lebih besar seperti perawatan 24 bulanan (P24), 48 bulanan (P48), hingga proses overhaul, dilaksanakan sepenuhnya di Balai Yasa Pulubrayan.
Sebagai bentuk penjaminan keamanan bagi pelanggan, KAI Divre I Sumatera Utara telah berkolaborasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Medan untuk melakukan inspeksi lapangan atau ramp check pada 2–6 Februari 2026. Hasil dari pemeriksaan bersama tersebut mengonfirmasi bahwa seluruh armada kereta api di Sumatera Utara telah memenuhi standar keselamatan nasional dan dinyatakan laik untuk melayani penumpang selama momen Lebaran 2026.
“Komitmen penuh diberikan oleh KAI Divre I Sumatera Utara untuk menghadirkan moda transportasi yang selamat, aman, serta andal bagi seluruh warga, khususnya dalam menyukseskan tradisi mudik tahun ini,” pungkas Anwar.(Siong)

