Tapteng, SeputarSumut — Seluruh penumpang Kapal Dolphin yang mengangkut sebanyak 24 orang wisatawan dan sempat dikabarkan hilang misterius di kawasan Perairan Pantai Bottot, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Kamis (14/5/2026), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepastian mengenai keselamatan ke-24 penumpang armada wisata tersebut disampaikan secara resmi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, melalui keterangan yang dirilis oleh Koordinator Pos SAR Sibolga, Dermawan Sinaga.
Kabar Daerah: Kapal Dolphin Bawa 24 Wisatawan yang Sempat Dilaporkan Hilang di Tapanuli Tengah Ditemukan Selamat
“Kita menemukan mereka dengan keadaan selamat di Pulau Bottot, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng, Jumat 15 Mei 2026 sekira pukul 03.00 WIB dini hari,” ujar Dermawan Sinaga, Jumat (15/5/2026).
Pada kesempatan yang sama, Dermawan juga memberikan klarifikasi sekaligus meluruskan simpang siur informasi yang sempat dikeluarkan oleh institusinya beberapa waktu sebelumnya, yang mana kala itu menyatakan bahwa Kapal Dolphin bermuatan pelancong itu hilang akibat mengalami kendala kerusakan pada bagian mesin di wilayah Perairan Pulau Bottot.
“Bukan hilang, namun mereka sengaja berteduh karena saat akan menuju pulang dari Pulau Mursala, kondisi cuaca hujan dan gelombang yang sangat tinggi di tengah laut,” katanya.
Menyikapi dinamika alam yang ekstrem tersebut, Dermawan melanjutkan, sang nakhoda kapal mengambil keputusan cepat untuk memprioritaskan keselamatan para penumpangnya dengan cara mengarahkan kemudi dan berlabuh sementara waktu di Pulau Bottot guna mengantisipasi risiko bahaya yang tidak diinginkan.
“Mereka berlabuh di Pulau itu menunggu gelombang pasang mereda, sambil memberikan informasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, dan informasi tersebut ditindaklanjuti Pos SAR Sibolga untuk bantuan evakuasi,” tuturnya.
Merespons laporan darurat yang masuk tersebut, pihak Pos SAR Sibolga langsung bergerak cepat dengan mengerahkan sejumlah personel Pos SAR Sibolga bersama dengan segenap ABK KN SAR Nakula 230 guna menjalankan misi Operasi SAR, yang mana tahapannya diawali melalui proses assessment pada area di sekitar titik lokasi kejadian.
“Usai ditemukan dalam keadaan selamat, seluruh penumpang langsung kita evakuasi dan kita bawa ke Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pondok Batu, Sarudik dan selanjutnya kita serahkan kepada keluarga yang sudah menunggu,” ucapnya.(*/mst)


